Share

Hary Tanoesoedibjo: Migo Punya Prospek Luar Biasa

Anggie Ariesta, Jurnalis · Kamis 09 September 2021 14:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 278 2468727 hary-tanoesoedibjo-migo-punya-prospek-luar-biasa-LOufiHxeup.jpg Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo. (Foto: Okezone.com/MNC)

JAKARTA - PT MNC Vision Networks (IPTV) menginvestasikan USD40 juta untuk mengakuisisi saham minoritas di PT Teknologi Migo Indonesia. Migo dirancang untuk mengoptimalkan pengalaman pelanggan dan menghadirkan layanan video-on-demand secara offline melalui jaringan warung atau yang disebut 'Warung Migo'.

Di Warung Migo manapun, pengguna dapat mengakses jaringan yang dipatenkan Migo untuk mengunduh konten tanpa batas dan lebih cepat dari sebelumnya, serta mengunduh sebuah film panjang membutuhkan waktu hanya dalam 60 detik alias 1 menit.

Baca Juga: MNC Vision Networks (IPTV) Investasi USD40 Juta di Migo Indonesia

Menurut Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, pengguna Migo bisa juga mengunduh konten yang terbelakang atau bisa mengikuti alur ceritanya dari awal bahkan itu ada di Vision+, kemudian juga original content setiap bulannya dibuat. Bukan itu saja, Warung Migo nantinya akan bisa mendorong digital banking di daerah.

"Tapi bukan itu saja, digital banking luar biasa sinerginya karena under-bank 70% kalo un-bank 50%, artinya sama sekali tidak punya akses fasilitas bank, pada saatnya perlu untuk nasabah bisa dapat cash juga, Warung Migo bisa tempat untuk setor uang atau ambil uang tunai," katanya dalam closing statement 'MIGO Accelerate Nationwide Rollout Plans With MVN Investment', Kamis (9/9/2021).

Kerjasama strategis ini akan menjadi katalis bagi pertumbuhan anak perusahaan IPTV, terutama dalam menambah jaringan baru untuk mendistribusikan kontennya.

Baca Juga: Manjakan Pelanggan di HUT ke-27, Kini MNC Vision dalam Genggaman!

"Banyak sekali bisa bekerja sama dengan digital produk lainnya bukan hanya MNC saja. Migo punya prospek luar biasa, bayangkan 100.000 station, minimum 500 station itu 50 juta tercover kalo 1.000 ya 100 juta itu mungkin," ujar Hary.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selain itu, pengguna juga dapat menonton sepuasnya tanpa biaya data, tanpa iklan, dan tanpa buffering, dengan biaya hanya Rp 1.000 per hari. Hal ini membuat Migo 5x-7x lebih murah daripada biaya keseluruhan dari OTT berlangganan lainnya, dengan waktu unduh 30x lebih cepat daripada jaringan telekomunikasi tradisional.

"Karena 60% masyarakat kita semi urban yang pasti banyak pemakainya nanti karena dimanapun internet masih dirasakan terlalu mahal. Bukannya mahal tapi kualitasnya kalau untuk pemakaian lama juga masih dirasa kurang bagus kadang buffering dan sebagainya," katanya.

"Saya sebagai pimpinan MNC Group sangat yakin bahwa Migo akan berkembang pesat, akan menjadi besar dalam waktu singkat tentunya dengan sinergi ini yang akan lebih cepat lagi," pungkas Hary.

Saat ini, Migo mendistribusikan konten dari berbagai rumah produksi lokal & internasional dan layanan OTT. Mencakup berbagai rumah produksi dan pembuat konten lokal, seperti MNC Group, MD Pictures, SBS, dan JTBC, serta sejumlah OTT, termasuk GoPlay, layanan streaming video GoJek; Genflix, salah satu OTT pertama yang diluncurkan di Indonesia; dan Sushiroll, yang menghadirkan konten Anime terbaik.

Dengan memanfaatkan jaringan Migo, konten IPTV kini dapat dinikmati oleh jutaan pengguna yang saat ini memiliki kesulitan dengan konektivitas dan biaya Internet atau data.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini