Holding Ultra Mikro, Pemerintah Alihkan Saham Rp54,7 Triliun

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 13 September 2021 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 320 2470437 holding-ultra-mikro-pemerintah-alihkan-saham-rp54-7-triliun-qHjzN7s6VE.jpeg Pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro masuki tahap akhir. BUMN di bawah holding Ultra Mikro melakukan penandatanganan pengalihan saham negara pada PT Pegadaian (Persero), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM kepada PT Bank BRI (Persero) Tbk.

Adapun nilai pengalihan saham negara kepada BRI senilai Rp54,7 triliun. Hal tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.

Baca Juga: Holding Ultra Mikro Dongkrak Penyaluran Kredit UMKM

Penetapan penambahan PMN kepada BRI sendiri untuk menambah modal saham perseroan.

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut integrasi antara Pegadaian, PNM, dan BRI dalam satu ekosistem bisnis akan memberikan pembiayaan kepada UMKM. Dengan begitu, harapan pemegang saham agar kinerja usaha mikro akan pulih di tengah pandemi Covid-19.

"Penyatuan ini kita ingin UMKM kurang lebih 30% daripada permodalan di Indonesia. Kita bisa lihat perubahan signifikan pada krisis Covid-19 terdampak UMKM dan ultra mikro. Impact-nya luar biasa. Ini kita harus pastikan keseimbangan ekonomi terjadi," ujar Erick, Senin (13/9/2021).

Baca Juga: Direksi BUMN Pangan Temui Menteri KKP, Bahas Apa?

Sejak Juli 2020 hingga September 2021, pembentukan Holding Ultra Mikro telah melewati berbagai rangkaian proses diantaranya, persetujuan dari komite privatisasi pada 17 Februari 2021 dengan konsultasi dengan DPR RI pada 18 Maret 2021.

Kemudian, adanya persetujuan dari pemegang saham BRI dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 Juli 2021.

Persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 27 Agustus 2021. Hingga, pernyataan efektif dari OJK pasar modal pada 30 Agustus 2021.

Pemerintah juga telah menerbitkan PP Nomor 73 2021 tentang Penambahan Penyelenggaran Modal Negara ke Dalam Modal Saham BRI, serta keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) pada 16 Juli 2021 perihal penetapan nilai penambahan PMN kepada modal saham BRI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini