Share

Sayang Sekali! Ada Potensi Investasi Rp2.900 Triliun tapi Belum Dieksekusi

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 22 September 2021 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 320 2475204 sayang-sekali-ada-potensi-investasi-rp2-900-triliun-tapi-belum-dieksekusi-WBfXVrCy4Y.jpg Ada Investasi Rp2.900 Triliun Belum Dieksekusi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan potensi investasi senilai Rp2.900 triliun. Namun sejak 2017 sampai 2020, potensi investasi tersebut belum dieksekusi pemerintah.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan, potensi investasi sebenarnya sudah difasilitasi pemerintah melalui insentif libur pajak (tax holiday) dan dan tax allowance.

Baca Juga: Bahlil Bakal Undang Investor Eropa Bangun Industri Baterai Kendaraan Listrik

"Ternyata di negara kita itu ada Rp2.900 triliun potensi investasi yang sudah difasilitasi negara sejak tahun 2017-2020 yang insentifnya sudah diberikan berupa tax holiday maupun tax allowance namun itu belum tereksekusi," ujar Bahlil saat Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR, Rabu (22/9/2021).

Potensi investasi itu terus dikejar pemerintah agar bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Bahlil juga menuturkan, di tengah merebaknya pandemi Covid-19 ada peluang investasi baru yakni melalui perusahaan-perusahaan yang bakal merelokasikan pabriknya ke negara lain termasuk Indonesia.

Baca Juga: Waspada! 954 Situs Investasi Bodong Ditutup

Maka, anggaran tambahan juga akan digunakan menangkap peluang tersebut. Hingga sekarang, Kementerian Investasi terus membedah permasalahan secara komprehensif.

Dia memastikan, kerja sama di sektor investasi memberikan keuntungan dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Saat ini, Satuan Tugas Investasi terus melakukan kajian.

“Namun perusahaannya belum bisa menjalankan, nah ini sedang dibedah dibantu Satuan Tugas (Satgas) Investasi. Kalau hanya itu sekedar bisnis casual kami akan melakukan langkah-langkah komprehensif dan ukur anggaran negara tidak disandera oleh saudara saya atau teman-teman kita yang menjadi pengusaha dan telah mendapatkan insentif atau izin lain dalam rangka menjalankan usahanya,” kata dia.

Bahlil juga optimistis proyek itu bisa segera direalisasikan dengan baik. Sebab, proses evaluasi terus dilakukan pemerintah terhadap semua masalah-masalah yang menghambat.

“Saya meyakini bahwa pengusaha-pengusaha ini di dalamnya ada teman saya juga akan melakukan evaluasi itu supaya proyek bisa berjalan,” ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini