Lunasi Utang, Emiten Milik Tahir Raup Pinjaman Rp450 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Jum'at 24 September 2021 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 278 2476293 lunasi-utang-emiten-milik-tahir-raup-pinjaman-rp450-miliar-uWWxEmWa1n.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Lunasi utang kepada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Sejahtera Anugrahjaya Tbk (SRAJ) pada tanggal 21 September 2021 meraih fasilitas pinjaman Rp450 miliar dengan bunga nol persen dari induk usahanya, PT Surya Cipta Inti Cemerlang.

Diterangkan, perseroan mendapat pinjaman dari induk usaha karena proses dan waktu negosiasi yang lebih cepat dibandingkan proses dan negosiasi dengan pihak lain. Disamping itu, fasilitas pinjaman ini tanpa bunga yang sangat memudahkan dan menguntungkan bagi bisnis di mana hal tersebut juga berdampak positif bagi performa keuangan.

Di mana perseroan tidak perlu memberikan jaminan kepada Pemberi Pinjaman terhadap pinjaman yang diterima dan perseroan memperoleh keleluasaan dalam jangka waktu pembayaran atas pinjaman dari SCIC.

Baca Juga: RS Royal Prima (PRIM) Bakal Buyback Saham Rp10 Miliar 

Emiten rumah sakit grup Mayapada ini, menargetkan pendapatan tahun ini sebesar Rp2 triliun dengan bottom line berbalik laba menjadi Rp250 miliar. Perseroan berkeyakinan perseroan akan berbalik untung pada tahun ini dengan angka yang cukup tinggi. Di sisi lain, Direktur Sejahteraraya Anugrajaya Arif Mualim menjelaskan, tahun ini merupakan tahun yang cukup menantang dengan peningkatan kasus positif Covid-19.

Perseroan saat ini menghadapi permintaan bed yang sangat tinggi mengingat terus meningkatnya jumlah masyarakat yang terjangkit Covid-19."Bukan hanya di SRAJ, ini semua terjadi di semua RS di Jawa, kita sudah over capacity, sudah lihat di media-media, pemerintahan juga ada gagasan tambah fasilitas berbentuk fasilitas umum dikonversi menjadi RS darurat seperti Wisma Atlet," tuturnya seperti dilansir Harian Neraca, Jumat (24/9/2021).

Baca Juga: WIKA Suntik Anak Usaha Rp402 Miliar untuk Bisnis Air Minum

Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp 1 triliun untuk ekspansi bisnis perseroan. Dimana belanja modal akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit di Surabaya dan Bandung serta ekspansi di Tangerang. Perseroan mengungkapkan, sejauh ini capex sudah diserap sekitar 20%-25%.

Disebutkan, pembangunan Rumah Sakit Mayapada Surabaya Sungkono memiliki 16 lantai dan 3 basement. Saat ini pembangunannya telah mencapai porgres lapangan sebesar 84,7% secara keseluruhan dan proyek ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2021. Kemudian, pembangunan Rumah Sakit Mayapada Bandung Buah Batu memiliki 15 lantai dan 1 basement.

Progres struktur proyek ini sudah sebesar 17,1%, dimana pekerjaan sudah mencapai lantai 3. Topping off struktur direncanakan pada awal Januari 2022 dan proyek ditargetkan selesai akhir Desember 2022.

Sementara pembangunan gedung baru dan gedung parkir di Rumah Sakit Mayapada Tangerang dengan 5 lantai sudah mencapai 100 %, dan dalam tahap perbaikan defect list. Pekerjaan Gedung Baru memiliki 5 lantai dan 1 basement yang sudah mencapai 43,7 % secara keseluruhan. Proyek ditargetkan selesai pada akhir September 2021. Perseroan menjelaskan, sumber pendanaan capex perseroan berasal dari right issue.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini