WIKA Suntik Anak Usaha Rp402 Miliar untuk Bisnis Air Minum

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Selasa 21 September 2021 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 278 2474675 wika-suntik-anak-usaha-rp402-miliar-untuk-bisnis-air-minum-3Mnde0DVLT.jpg WIKA Suntik Dana (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) bakal menambah setoran modal sebesar Rp 402 miliar kepada anak usahanya, PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ). Melalui transaksi tersebut, kepemilikan saham perseroan di WTJJ pun meningkat dari 30% menjadi 80%, sekaligus mengukuhkan perseroan sebagai pemegang saham pengendali WTJJ.

Disebutkan, total modal yang disetor perseroan kepada WTJJ mencapai Rp 402,03 miliar yang terdiri atas Rp 402 miliar berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN), sedangkan Rp 30 juta bersumber dari kas perseroan. Suntikan modal tersebut akan perseroan gunakan untuk mengembangkan usahanya di bidang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui WTJJ.

Baca Juga: Harga Saham BEBS Meroket Berujung Digembok BEI, Apa Penyebabnya?

Berdasarkan Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham WTJJ No. KLR-DIR/WTJJ.00003/2021 pada 23 Agustus 2021, para pemegang saham WTJJ telah sepakat pemenuhan kewajiban capital expenditure (capex) porsi perseroan sebesar Rp 402,03 miliar atas rencana investasi pada WTJJ yang akan dicatatkan sebagai uang muka setoran modal.

Selain itu, mengacu pada Surat Kementerian BUMN Nomor S-626/MBU/08/2021 tertanggal 25 Agustus 2021 dan Surat Dewan Komisaris Nomor 68/DK/WIKA/2021 tertanggal 30 Agustus 2021 juga disetujui rencana perseroan melakukan penambahan setoran modal ke WTJJ sebesar Rp 402,03 miliar.

Baca Juga: Mahaka Radio (MARI) Tekan Kerugian 57% Jadi Rp5,5 Miliar

Penambahan setoran modal yang turut mengubah persentase saham perseroan di WTJJ dari 30% atau setara Rp 21 miliar menjadi sebesar 80% ini disepakati dalam Perjanjian Pemegang Saham WTJJ pada 15 Januari 2021. Pasalnya, perseroan telah mengambil bagian atas sisa saham sebesar Rp 10,4 miliar yang tidak diambil oleh pemegang saham WTJJ lainnya.

Dengan terlaksananya transaksi tersebut, perseroan akan dapat mengembangkan usahanya di bidang SPAM melalui WTJJ, sekaligus meningkatkan kinerja keuangan perseroan yang pada akhirnya dapat menciptakan nilai tambah dan memberikan dividen bagi pemegang saham.

Sebagai informasi, proyek SPAM Jatiluhur I merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 sebagai yang akan berkontribusi mengalirkan air baku sebesar 5000 liter/detik dengan panjang pipa 37,84 km dan sambungan rumah sebanyak 475.000 air menuju wilayah Jakarta, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang.

Nilai investasi yang dikeluarkan untuk membangun proyek SPAM Jatiluhur I sekitar Rp 1,7 triliun. Proyek tersebut akan dibangun pada September 2021 dan ditargetkan rampung dalam 2,5 tahun, sehingga dapat beroperasi pada awal 2024.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini