Ingin Lolos Wawancara Kerja? Jangan Sampai Lakukan Hal Ini!

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Sabtu 09 Oktober 2021 22:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 09 622 2483813 ingin-lolos-wawancara-kerja-jangan-sampai-lakukan-hal-ini-DSOYjpGv2o.jpg Lowongan Kerja (Foto: Okezone)

JAKARTA - Setiap detik dalam wawancara menjadi tahapan penting bagi pelamar yang sedang mengikuti proses rekrutmen lowongan kerja. Hal ini dikarenakan pewawancara bakal memperhatikan segala detail kandidat, seperti postur hingga kontak mata.

Semua itu dilakukan demi mencari kecocokan antara Anda, sebagai pelamar, dengan posisi yang dilamar. Sayangnya, masih ada kesalahan yang terlewat dan sering dilakukan saat wawancara. Padahal, pewawancara bakal langsung sadar akan hal itu dan "membuang" mentah-mentah kesempatan Anda untuk posisi yang ada.

Perekrut senior di Amazon, DJ Cabeen, melalui CNBC Make It, mengaku bahwa kesalahan-kesalahan yang sangat fatal masih banyak dilakukan kandidat.

Baca Juga: BUMN Buka Lowongan Kerja Lagi, Cek Syaratnya

"Kekesalan terbesar saya adalah ketika kandidat menggunakan kata-kata makian atau bahasa yang tidak pantas selama wawancara,” katanya, “Ini adalah arah besar (yang salah), (wawancara) tidak berjalan dengan baik atau terasa profesional sama sekali.”

Kata-kata kasar serupa makian, tentu saja dilarang dalam wawancara kerja. Mengejutkannya, kesalahan ini bukan hal yang langka dalam proses rekrutmen terhadap kandidat muda dan kurang berpengalaman. Bahkan, kata makian masih kerap dilontarkan kandidat yang lebih tua saat menjelaskan dirinya.

“Bukan hanya kandidat tingkat pemula, ini juga (dilakukan) kandidat lebih tua dan sangat berpengalaman yang pernah saya ajak bicara,” kata Cabeen.

Baca Juga: Mau Kerja di BUMN? Nih Ada Lowongan, Dicari Pengalaman IT 5 Tahun

Kesalahan umum lainnya yang masih sering terjadi selama wawancara adalah kandidat yang datang tanpa mengetahui informasi dasar tentang posisi yang dilamar. “Melakukan pekerjaan Anda dan mempersiapkan diri dengan baik untuk wawancara ini adalah sesuatu yang sayangnya saya juga tidak melihat banyak orang melakukannya,” ungkap perekrut senior itu.

Padahal, dia menganggap, melakukan riset informasi dasar perusahaan, tim, dan pewawancara adalah langkah yang sangat penting dan mudah agar lebih menonjol dalam proses rekrutmen.

Sebagai tambahan, Cabeen juga membeberkan cara mudah lain agar lebih menonjol dalam proses wawancara kerja. Salah satunya, temukan kesamaan Anda dengan pewawancara, seperti hobi favorit. Menurutnya, titik-titik koneksi kecil itu dapat membuat percakapan terasa lebih nyaman dan membuktikan bahwa kandidat meluangkan waktu untuk persiapan wawancara.

"Saya terkesan. Itu juga membuat saya lebih nyaman karena (sebenarnya) pewawancara juga gugup untuk percakapan ini, meskipun kami melakukannya sepanjang hari!,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini