Dolar AS Melemah, Investor Cerna Keputusan The Fed

Antara, Jurnalis · Jum'at 15 Oktober 2021 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 278 2486591 dolar-as-melemah-investor-cerna-keputusan-the-fed-yXDzIVD6Ju.jpg Dolar Amerika Serikat Melemah. (Foto: Okezone.com/Reuters)

NEW YORK - ​​Dolar AS melemah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Dolar melemah karena investor memperkirakan bahwa Federal Reserve akan mulai mengurangi pembelian asetnya bulan depan dan beralih pada suku bunga.

Indeks dolar AS mengukur greenback terhadap enam mata uang utama rivalnya turun 0,036% pada 93,982, setelah naik kembali dari level terendah 10 hari pada level 93,754 di awal sesi.

Greenback telah reli sejak awal September di tengah ekspektasi Bank Sentral AS akan memperketat kebijakan moneter lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya, di tengah membaiknya ekonomi dan melonjaknya inflasi.

Baca Juga: Dolar Naik ke Level Tertinggi Didorong Imbal Hasil Obligasi AS

Tetapi dolar berbalik arah, bahkan setelah risalah pertemuan kebijakan Fed 21-22 September mengkonfirmasi pengurangan stimulus kemungkinan akan dimulai tahun ini dan data menunjukkan bahwa tekanan harga masih memukul konsumen AS.

"Saya pikir apa yang telah kita lihat selama satu atau dua hari terakhir adalah sedikit aksi ambil untung," kata Kepala Strategi Valas Scotia Capital, Shaun Osborne, dikutip dari Antara, Jumat (15/10/2021).

Baca Juga: Dolar Bergerak Stagnan Jelang Rilis Data Pekerja AS Hari Ini

Pasar memperkirakan bahwa Fed akan mulai mengurangi pembelian asetnya pada awal bulan depan, dan penghentian program pembelian obligasi besar-besaran akan terjadi cukup cepat, Osborne menambahkan.

"Itu tampaknya akan maju sampai batas tertentu ke arah kapan dan seberapa cepat The Fed akan menaikkan suku bunga, jadi itu potensi positif lainnya untuk dolar," katanya.

Euro datar terhadap dolar AS di level USD1,15955 atau jatuh dari tertinggi sembilan hari yang dicapai semalam. Sementara pound Inggris naik 0,15% terhadap dolar, pada USD1,36815.

Kembalinya selera risiko mungkin juga telah mengurangi permintaan untuk safe-haven greenback, dengan pasar ekuitas AS mencatat kenaikan yang solid di tengah pendapatan yang optimis, kata Vassili Serebriakov, ahli strategi valas dan makro di UBS.

Di sisi lain, mata uang kripto Bitcoin naik 0,13% menjadi USD57.451. Bitcoin mencapai tertinggi lima bulan USD58.550 di awal sesi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini