4. Perusahaan Baterai Mobil Listrik Meningkat Pesat
Di tengah upaya negara yang menargetkan netralitas karbon dan pengurangan emisi karbon, sektor energi terbarukan jadi sorotan pada tahun 2021. Zeng Yuqun, 53 tahun, ketua CATL, penyedia baterai mobil listrik melipatgandakan kekayaannya dan menduduki peringkat tiga dengan kekayaan 320 miliar Yuan (Rp717,1 triliun).
5. Konglomerat Properti Jatuh ke Peringkat 70
Hurun yang menyusun daftar tersebut menyatakan, untuk pertama kalinya konglomerat di sektor properti dan real estate tidak berada di daftar 10 besar orang terkaya China tahun ini. Pendiri raksasa properti Evergrande Group Xu Jiayin atau Hui Ka Yan terlempar dari daftar 10 orang terkaya China.
Hui menduduki puncak daftar ini pada 2017 dan tahun lalu berada di urutan kelima. Namun tahun ini, dia jatuh ke peringkat 70, di mana kekayaannya anjlok 70% menjadi USD11,3 miliar atau Rp160 triliun. Krisis likuiditas di Evergrande telah menghilangkan kepercayaan investor dan mengguncang pasar properti di negara itu.
Hal ini juga memicu kekhawatiran penularan dalam ekonomi yang lebih luas. Sementara pihak berwenang China telah mengatakan kepada Hui untuk menggunakan kekayaan pribadinya untuk meringankan krisis utang perusahaan.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.