Share

Bahlil Ungkap Perbedaan Investor China dan Jepang

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 11 November 2021 16:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 11 320 2500337 bongkar-sifat-investor-bahlil-china-kadang-belok-belok-c75rGqOZJ0.jpg Menteri Investasi Bahlil (Foto: Setkab)

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia membeberkan karakteristik investor dari beberapa negara.

Menurutnya investor dari Jepang rumit di awal, namun investasi akan berjalan dengan aman sampai akhir. Karakter ini kata dia tidak jauh beda dengan Korea, hanya ada beda-beda tipis saja.

Sedangkan, karakteristik investor dari China menurutnya mudah di depan, namun di belakang terkadang ada yang tidak tepat.

Baca Juga: RI Kebanjiran Investasi Rp210 Triliun dari Dubai

"Ada sebagian yang belok-belok atau tidak sesuai kalau China," kata Bahlil dalam video virtual, Kamis (11/11/2021).

Kemudian kata dia, realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal kemarin didukung oleh pertumbuhan tinggi ekspor impor yang mencapai masing-masing 29,16% dan 30,11%. Selanjutnya, investasi yang tumbuh 3,74% juga menyumbang pertumbuhan ekonomi positif selain konsumsi dan belanja pemerintah.

Baca Juga: Bahlil Ingin Jumlah Pengusaha RI Naik Jadi 6%

"Pertumbuhan investasi yang tumbuh 3,6 atau 3,7% dan pertumbuhan ekonomi tumbuh 3,5% meski pandemi dan adanya kebijakan PPKM, ini terjadi karena kerja sama kita semua bersama pemerintah, swasta dan masyarakat dalam memberikan keyakinan dan optimisme," ungkapnya.

Dia menambahkan pemerintah memang tengah menggenjot investasi sebagai salah satu sumber perekonomian selain daripada konsumsi rumah tangga. Pasalnya di situasi pandemi covid-19 seperti sekarang ini mobilitas masyarakat masih terbatas.

"Konsumsi juga belum tumbuh maksimal sehingga perlu sumber ekonomi lain," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini