Share

Pelabuhan Patimban Bakal Tersambung Tol dan Jalur Kereta, Tak Perlu Lagi ke Priok

Agung Bakti Sarasa, Jurnalis · Jum'at 19 November 2021 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 19 320 2504286 pelabuhan-patimban-bakal-tersambung-tol-dan-jalur-kereta-tak-perlu-lagi-ke-priok-cHNaNnF5YU.png Pelabuhan Patimban Tersambung Tol dan Jalur Kereta (Foto: Dokumentasi Humas Pemprov Jabar)

SUBANG - Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang akan segera tersambung dengan jalur tol dan jalur kereta api.

Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam rapat koordinasi (rakor) bersama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Patimban hari ini.

Menurut Ridwan Kamil, jalan tol yang menjadi akses menuju Pelabuhan Patimban akan segera dibangun. Jalan tol sepanjang 37 kilometer ini direncanakan mulai dibangun tahun depan dan beroperasi pada tahun 2023 mendatang.

Baca Juga: Cek Pelabuhan Patimban, Luhut: Presiden Jokowi Minta Dukung Ekspor Selain Otomotif

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menerangkan bahwa akses tol Pelabuhan Patimban ini nantinya akan tersambung dengan Tol Cipali (Cikopo-Palimanan) yang diharapkan bisa memperlancar pengiriman barang via Pelabuhan Patimban.

"Akan dilakukan percepatan pembangunan jalan tol dari km 89 sampai pelabuhan, sehingga nantinya jalan masuk ke Patimban akan lewat jalan tol dan juga dilalui jalur kereta," ungkap Kang Emil dalam keterangannya, Jumat (19/11/2021).

Selain akses tol, lanjut Kang Emil, jalur kereta menuju Pelabuhan Patimban pun akan dibangun. Jalur kereta tersebut akan dibangun di samping akses tol sebagai langkah efisiensi waktu dan biaya dari sisi pembebasan lahan.

"Dan tadi diputuskan jalur keretanya satu garis dengan jalan tol, jadi pembebasannya satu kali untuk dua fungsi satu jalan tol mobil, dua jalan kereta," katanya.

Sementara itu, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi terkait rencana dan upaya penyelesaian target-target yang telah ditetapkan dalam mendukung optimalisasi pengoperasian Pelabuhan Patimban.

Dia mencontohkan kesiapan kegiatan ekspor lewat penyelesaian jalan tol yang ditargetkan rampung 2023 dan dukungan pemerintah daerah untuk mendukung optimalisasi pelabuhan.

"Jadi kita berharap trafik Jakarta (Tanjung Priok) akan berkurang karena industri-industri sekitar sini enggak perlu ke Tanjung Priok lagi. Itu merupakan suatu keuntungan dengan jalannya Patimban ini," kata Luhut.

Luhut juga mengatakan bahwa Pelabuhan Patimban akan menjadi cikal bakal kawasan industri dan perkotaan baru di Jawa Barat. Apalagi, kata Luhut, Pemprov Jabar tengah mengembangkan kawasan Metropolitan Rebana.

Dia berharap, akan semakin banyak investor yang masuk ke wilayah Jabar, sehingga nantinya akan ikut berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi.

"Kehadiran pelabuhan ini akan menciptakan sekitar 4,3 juta peluang pekerjaan dalam 15 tahun ke depan, yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.

Sementara itu, Menhub, Budi Karya Sumadi mengatakan, Pelabuhan Patimban dibangun dengan tujuan untuk mengurangi biaya logistik.

Kehadiran Pelabuhan Patimban menurutnya mendekatkan pusat produksi dengan pelabuhan, mengurangi tingkat kemacetan lalu lintas di Jakarta dengan pembagian arus lalu lintas kendaraan, serta menjamin keselamatan pelayaran, termasuk eksplorasi gas.

"Untuk itu, Kemenhub akan terus berkoordinasi dengan semua stakeholders termasuk Pemprov Jawa Barat guna menuntaskan infrastruktur pendukungnya," katanya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini