Share

Itama Ranoraya (IRRA) Mau Buyback Saham Rp120 Miliar

Senin 29 November 2021 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 278 2508974 itama-ranoraya-irra-mau-buyback-saham-rp120-miliar-KIDz3hJeus.jpg Itama Ranoraya Rencana Buyback Saham. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) melakukan pembelian kembali (buyback) saham sebanyak 75 juta saham atau 4,69% saham dengan anggaran hingga Rp120 miliar.

Emiten produsen alat kesehatan dan distributor jarum suntik ini menjelaskan, sesuai dengan ketentuan Peraturan OJK, pembelian kembali saham akan dilakukan dalam jangka waktu paling lama 3 bulan setelah tanggal penyampaian keterbukaan infomasi ini. Manajemen menegaskan, pembelian saham ini mengunakan dana idle perusahaan, sehingga tidak akan mempengaruhi pendapatan dan pembiayaan perusahaan.

Baca Juga: IPO, Itama Ranoraya Patok Harga Saham Rp50

Peseroan mencatat laba besih per saham per 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp40. Sedangkan perfoma laba per saham setelah pembelian ini dilaksanakan akan menjadi Rp68,75.

Pelaksanaan pembelian kembali saham akan menyebabkan perubahan pada jumlah saham yang beredar, namun perubahan tersebut tidak signifkan terhadap performa laba per saham perseroan.

Baca Juga: Emiten Farmasi Siapkan Jarum Suntik Vaksin Covid-19

Adapun IRRA berhasil membukukan pendapatan sepanjang periode Januari-September 2021 melejit hingga 671,1% menjadi Rp1,09 triliun. Kenaikan pendapatan tersebut membuat perolehan laba bersih ikut meningkat signifikan, bahkan naik lebih tinggi sebesar 840,7% menjadi Rp84,9 miliar dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp9,03 miliar.

Dari neraca perusahaan, nilai ekuitas 9 bulan 2021 ini juga mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp508,1 miliar atau naik 84,7% dari posisi ekuitas semester I-2021. Demikian dikutip dari Harian Neraca, Senin (29/11/2021).

Kenaikan tersebut berasal dari realisasi penjualan saham treasury kepada PT Global Dinamika Kencana yang merupakan transaksi awal (uang muka) untuk akuisisi 51% PT Oneject Indonesia. Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan pendapatan dan laba bersih naik sebesar 80%-100%. Perseroan akan melakukan sejumlah strategi bisnis utuk mencapai terget tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini