JAKARTA - Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman kredit pada anak usahanya yakni PT Dayasa Aria Prima sebesar USD30 juta. Perjanjian ditandatangani kedua belah pihak pada 10 Desember 2021.
Sekretaris Perusahaan Fajar Surya Wisesa, Marco Hardy, menyebut bahwa perjanjian antar perusahaan bertujuan untuk membiayai tambahan belanja modal dengan jangka waktu perjanjian selama 7 tahun.
“Pemberian fasilitas pinjaman tersebut tidak berdampak pada kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan perseroan maupun kelangsungan usahanya,” ujarnya, seperti dikutip Harian Neraca, Selasa (14/12/2021).
Baca Juga: Tak Semua IPO Direstui BEI, Ini Alasannya
Fajar Surya Wisesa mencetak lonjakan laba bersih sebanyak 121,81% menjadi Rp 507,24 miliar hingga kuartal III 2021, dibandingkan dengan periode sama tahun lalu senilai Rp 228,68 miliar.
Lonjakan tersebut, sejalan dengan peningkatan penjualan bersih perseroan sebanyak 50,24% menjadi Rp 8,65 triliun, dibandingkan raihan hingga kuartal III 2020 sebesar Rp 5,76 triliun.
Beban pokok penjualan perseroan mencapai Rp 7,4 triliun dari semula Rp 4,83 triliun. Alhasil, laba bruto perseroan meningkat menjadi Rp 1,25 triliun dari sebelumnya Rp 928 miliar.
Kemudian, laba sebelum pajak penghasilan perseroan menjadi Rp 654 miliar hingga September 2021 atau naik 262% dari raihan periode sama tahun sebelumnya mencapai Rp 180 miliar. Selanjutnya, laba per saham dasar pada kuartal III-2021 senilai Rp 204,71 dari sebelumnya hanya Rp92,29.
Baca Juga: Adaro Minerals Incar Dana IPO Rp604,85 Miliar, Tawarkan Harga Rp100-Rp125/Saham
Belum lama ini, induk usaha dari Fajar Surya Wisesa yakni SCG Packaging Pcl, menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham senilai 39,5 miliar baht atau setara US$ 1,26 miliar.