Share

Adaro Energy (ADRO), Emiten Boy Thohir Perpanjang Buyback Saham Rp4 Triliun

Anggie Ariesta, Jurnalis · Sabtu 25 Desember 2021 12:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 25 278 2522468 adaro-energy-adro-emiten-boy-thohir-perpanjang-buyback-saham-rp4-triliun-FxccUbSEnN.jpg Periode buyback saham ADRO diperpanjang (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) bakal memperpanjang pembelian kembali (buyback) saham pada 24 Desember 2021 - 23 Maret 2022. Sebelumnya emiten Boy Thohir ini melakukan buyback pada 26 Desember 2021.

Berdasarkan laporan Perseroan di keterbukaan informasi BEI, dikutip Sabtu (25/12/2021), Adaro masih memiliki sejumlah saham yang dapat dibeli kembali oleh perseroan dari ketentuan jumlah maksimal pembelian kembali saham.

Baca Juga: Adaro Bangun Smelter Rp10,3 Triliun di Kawasan Industri Hijau

Hal itu seperti diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 2/POJK.04/2013 tentang pembelian kembali saham yang dikeluarkan oleh emiten atau perusahaan publik dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Baca Juga: Adaro Energy, Emiten Milik Boy Thohir Raih Laba Rp 6 Triliun

“Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Perseroan tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan Perseroan,” tulis perseroan.

Manajemen Adaro Energy menyatakan, saldo laba dan arus kas Perseroan yang tersedia saat ini sangat mencukupi untuk kebutuhan dana pelaksanaan pembelian kembali saham Perseroan.

Buyback saham akan dilakukan melakukan transaksi di BEI melalui pasar reguler. Perseroan telah menunjuk satu perusahaan efek untuk buyback saham. Pembelian kembali saham Perseroan akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh Perseroan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, ADRO menyampaikan rencana melakukan pembelian kembali saham perseroan dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp4 triliun.

“Sesuai POJK No. 2/2013 dan SEOJK No. 3/2020, jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor perseroan.”

Dengan buyback saham, untuk periode sampai dengan 30 Juni 2021 total aset ADRO akan berkurang dari USD6,73 miliar menjadi USD6,45 miliar. Kemudian, laba periode berjalan tetap pada USD189,29 juta. Sedangkan, ekuitas berkurang dari USD4,04 miliar menjadi USD3,76 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini