JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan sesi I. Siang ini, IHSG melemah 52,63 poin atau 0,79% ke level 6.609,67.
Pada perdagangan sesi pertama Kamis (6/1/2022), terdapat 124 saham menguat, 394 saham melemah, dan 146 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp6,17 triliun dari 13,94 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 turun 0,61% ke 933,56, indeks JII turun 1,11% ke 559,30, indeks IDX30 melemah 0,55% ke 498,84, dan indeks MNC36 turun 0,40% ke 315,16.
Baca Juga: IHSG Dibayangi Sentimen Kenaikan Suku Bunga The Fed
Investor asing terpantau masih melakukan pembelian bersih secara akumulatif sebesar Rp285,00 miliar, terdiri dari net-buy Rp216,02 miliar di pasar reguler, dan Rp68,99 miliar di pasar negosiasi-tunai.
Sejumlah net-buy asing di pasar reguler antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp98,8 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp35,2 miliar, dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp28,2 miliar.
Sementara net-sell asing yakni PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp25,1 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp22,1 miliar, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp12,4 miliar.
Saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) naik 34,71% di Rp163, PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) menguat 33,33% di Rp88, dan PT Adaro Minerals Tbk (ADMR) naik 24,59% di Rp304.
Saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) turun 6,07% di Rp9.675, PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) turun 5,97% di Rp63, dan PT Agung Semesta Sejahtera Tbk (TARA) melemah 5,97% di Rp63.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.