Share

Google Cs Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Digital RI Tembus Rp2.087 Triliun, Ini 4 Strategi Mitratel (MTEL)

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 10 Januari 2022 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 10 278 2529884 google-cs-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-digital-ri-tembus-rp2-087-triliun-ini-4-strategi-mitratel-mtel-A80fx3WrK3.jpg Ekonomi Digital Diproyeksi Tembus USD146 Miliar (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Google, Temasek, dan Bain & Company memproyeksi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia mencapai USD146 miliar pada 2025. Angka ini setara Rp2.087 triliun (kurs Rp14.300 per USD).

Jumlah itu naik signifikan dari proyeksi sebelumnya yakni USD124 miliar. Begitu banyaknya sektor industri yang melakukan digitalisasi lini bisnisnya sejak pandemi COVID-19 merebak dua tahun terakhir disebut menjadi penggerak utama pertumbuhan tersebut.

Direktur Utama PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) Theodorus Ardi Hartoko mengatakan, Mitratel tidak akan melewatkan kesempatan untuk membantu ekonomi digital Indonesia tumbuh lebih tinggi lagi.

Baca Juga: Pasca-IPO, Mitratel Siap Terima Pengalihan 6.000 Tower

Pria yang akrab disapa Teddy itu menjelaskan, tumbuh suburnya ekonomi digital suatu negara tidak lepas dari bertambahnya jumlah masyarakat digital (society), serta tersedianya infrastruktur digital yang mumpuni.

โ€œKetiga faktor itu merupakan basic ingredients dalam menciptakan digital ecosystem yang sehat. Tugas Mitratel dalam ekosistem tersebut adalah memastikan connectivity antara masyarakat dengan pelaku usaha digital bisa terlayani melalui tower kami,โ€ ujar Teddy dalam acara Media Gathering Mitratel di Jakarta, Senin (10/1/2022)

Berbekal pengalaman di bisnis menara telekomunikasi sejak 2008, kata Teddy, sampai akhir September 2021 lalu jumlah menara yang dikelola Mitratel ada sebanyak 28.076 unit. Uniknya, 57% atau 16.150 unit menara tersebut tersebar di luar Pulau Jawa.

"Dengan tren pertumbuhan pengguna internet yang semakin menyebar ke seluruh Indones keberadaan tower Mitratel di luar Pulau Jawa saya yakini bisa membantu ekspa perusahaan-perusahaan digital ke wilayah baru yang potensial. Sementara di Pulau Ja sendiri, jumlah jaringan tower kami sejumlah 11.929 menara," katanya.

Untuk itu, Mitratel mencatat ada empat strategi yang akan dijalankan. Keempat strategi tersebut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air.

Theodorus Ardi Hartoko menyebut, strategi pertama emiten dengan kode saham MTEL adalah memperbesar kontribusi pertumbuhan bisnis organik dengan cara menggenjot layanan built to suit (B2S) dan kolokasi menara dari operator jaringan seluler (MNO) yang menjadi klien perusahaan.

Kedua, melanjutkan aksi merger dan akuisisi (M&A) aset menara dari Telkomsel maupun mengakuisisi saham menara yang lebih kecil. Ketiga, mitratel akan melakukan ekspansi dengan menyediakan beberapa layanan baru.

Saat ini emiten pelat merah itu tengah mengembangkan portofolio layanan infrastruktur digital lengkap bagi operator. Termasuk dengan melakukan fiberisasi menara, mengaplikasikan infrastructure as a service.

"Sehingga kami bisa menyediakan jaringan tol pelanggan non-MNO, serta ekspansi ke penyediaan small cells, sehingga bisa memberikan solusi infrastruktur untuk pemanfaatan 5G," ujar Theodorus.

Menurutnya, dengan kemampuan pendanaan baik dari hasil IPO senilai lebih dari Rp18 triliun, serta leverage dan biaya utang (cost of debt) terendah dibandingkan operator lainnya, Mitratel optimis menyambut setiap peluang yang ada di tahun ini.

Kempat, anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk, itu terus berupaya meningkatkan efisiensi belanja modal (capex) dan biaya operasional (opex) perusahaan sehingga bisa meningkatkan profitabilitas dan menambah arus kas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini