Share

Industri Penerbangan Mulai Bangkit, Menhub Wanti-Wanti Kondisi Pilot

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Selasa 11 Januari 2022 20:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 11 320 2530741 industri-penerbangan-mulai-bangkit-menhub-wanti-wanti-kondisi-pilot-gu7HSjhAs5.jpg Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa, sejak awal pandemi di awal tahun 2020, industri penerbangan mengalami tren penurunan hingga minus 20% dibanding sebelum pandemi.

Akan tetapi kata dia saat ini industri penerbangan sudah mulai kembali meningkat hingga 60%-70%.

“Perbaikan kondisi tersebut menggembirakan, tetapi bukan berarti tanpa tantangan. Tantangannya yaitu memastikan aspek keselamatan tetap terjaga. Selain pesawat yang sudah lama tidak beroperasi, juga kondisi pilot yang sudah sekian lama tidak terbang menjadi perhatian utama,” kata Menhub Budi Karya di Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Baca Juga: Anggaran Proyek KA Layang Simpang Joglo Solo Rp920 Miliar, Ditargetkan Selesai 2023

Dia menjelaskan, semua pihak harus memastikan proses pemulihan industri penerbangan dapat berjalan dengan baik, salah satunya dengan memperhatikan kondisi kru penerbangan.

“Harus diperhatikan kompetensi, lisensi, kesiapan mental, fisik, dan kesehatan mereka. Semua harus dipersiapkan dengan baik,” tutur dia.

Baca Juga: Menhub: Pelaku Perjalanan Kereta Api Naik 56% di Libur Nataru

Menhub meminta Ikatan Pilot Indonesia ikut berkontribusi membantu pemerintah untuk mengingatkan para anggotanya, karena kondisi pilot sangat berpengaruh terhadap keselamatan penerbangan.

“Tetap semangat, berfikir positif, dan terus memberikan dukungan. Ini penting untuk dilakukan, sehingga ekosistem penerbangan kita dapat benar-benar pulih dari pandemi,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pilot Indonesia Capt Iwan Setyawan mengatakan pihaknya, berkomitmen penuh untuk menjaga keselamatan penerbangan dan berupaya membantu pemulihan ekonomi di sektor penerbangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini