Share

Sosok Tan Paulin, 'Ratu' Batu Bara yang Bikin Panas Menteri ESDM-Komisi VII

Athika Rahma, Jurnalis · Sabtu 15 Januari 2022 13:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 15 320 2532648 sosok-tan-paulin-ratu-batu-bara-yang-bikin-panas-menteri-esdm-komisi-vii-E78tuHzUCk.jpg Batu Bara (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota DPR Komisi VII Muhammad Nasir menyebut bahwa Tan Paulin adalah 'ratu batu bara' yang menguasai tambang batu bara di Kalimantan Timur secara ilegal. Hal ini disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Menteri ESDM. Dirinya juga meminta agar Tan Paulin segera ditangkap.

Lalu , siapa sebenarnya sosok 'ratu baru bara' ini?

Sebenarnya, jejak digital Tan Paulin tidak begitu banyak. Namun, mengutip beberapa sumber, Sabtu (15/1/2022), Tan Paulin pernah tercatut kasus penipuan investasi di tahun 2016.

Baca Juga: Heboh Tan Paulin Disebut 'Ratu' Batu Bara, Komisi VII Dalami di Panja Illegal Mining

Hal itu, bermula dari gugatan Komisaris PT Energy Lestari Sentosa (ELS), Eunike Lenny Silas, terhadap H Abidinsyah, Donny Sugiarto, dan Tan Paulin, yang dijuluki sebagai tiga serangkai jaringan mafia tambang di Kaltim.

Gugatan ditujukan karena Lenny mengaku rugi hingga Rp 500 miliar. Kasus bermula ketika Lenny menggelontorkan investasi miliaran rupiah kepada Donny, dengan jaminan sejumlah Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Padahal, Donny tidak memiliki usaha tambang dan pemilik sesungguhnya sebenarnya H Abidinsyah.

Abidinsyah yang juga pemilik tambang batubara PT Sungai Berlian Bhakti di Berau dan CV Sungai Berlian Jaya kemudian ditangkap Bareskrim Mabes Polri.

Baca Juga: Hanya 18 dari 37 Kapal Pengangkut yang Boleh Ekspor Batu Bara, Apa Alasannya?

Sementara tersangka lainnya, Donny Sugiarto Lauwani, melarikan diri dan menjadi buron Interpol serta masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), Mabes Polri. Sedangkan, Tan Paulin belum tersentuh jerat hukum, meski sudah dilaporkan ke Mabes Polri.

Lama tak terdengar, pada Desember 2021, nama Tan Paulin kembali muncul ke permukaan. Dirinya dicatut karena menutup jalan menuju lokasi tambang PT Batuah Energi Prima (BEP).

Tan Paulin disebut memiliki masalah dengan direktur PT BEP, sehingga dirinya memerintahkan penutupan jalan.

Hal ini memicu protes dari ratusan pekerja BEP di Polres Kutai Kartanegara.

Belakangan diketahui, Tan Paulin tidak memiliki tambang batu bara. Kuasa Hukum Tan Paulin Wisi Aseno mengatakan, dirinya hanyalah trader.

"Untuk diketahui, Tan Paulin tidak punya tambang batu bara koridor di Kaltim ini. Kalau dia sebagai trader itu benar, tetapi dia tidak ada memiliki tambang batu bara koridor di Kaltim ini,” kata Wisi Aseno.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini