Share

Punya 'Harta Karun' Terbesar Dunia tapi RI Baru Pakai Energi Terbarukan 11,5%

Athika Rahma, MNC Portal · Senin 17 Januari 2022 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 17 320 2533286 punya-harta-karun-terbesar-dunia-tapi-ri-baru-pakai-energi-terbarukan-11-5-QZgvDIX09a.jpg Energi Baru Terbarukan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian ESDM mencatat capaian kinerja sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT) mencapai 11,5% tahun 2021.

"Capaian kita di 2021, angkanya 11,5%, naik dari posisi 2020 dengan jumlah kumulatif angkanya 151,6 juta barrel oil," ujar Dirjen Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana dalam konferensi pers, Senin (17/1/2022).

Baca Juga: Harta Karun Energi Terbesar Nomor 2 Dunia, Intip Peluang Ekspor Panas Bumi ke Singapura

Sementara, untuk tahun ini, Dadan menyebutkan target baurannya sebesar 15,7% sesuai dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

Realisasi bauran EBT tahun 2021 didasarkan pada pemasangan pembangkit listrik tenaga EBT, dimana realisasinya mencapai 654,76 MegaWatt (MW) dari target 854,78 MW.

Sementara di tahun 2022, target penambahan kapasitas terpasang PLT EBT untuk PLTS atap mencapai 335 MW.

Baca Juga: Roadmap Pajak Karbon hingga Porsi Listrik Energi Terbarukan Capai 20.923 Mw

"Sedangkan untuk rencana PLT EBT dengan acuan yang ada di RUPTL target penambahannya 648 MW," ujarnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan bahwa cadangan minyak bumi di Indonesia sekitar 4,17 miliar barel. Dari jumlah tersebut, umur cadangan minyak bumi Indonesia diperkirakan habis hingga 9,5 tahun ke depan tanpa ada penemuan cadangan baru.

"Cadangan minyak bumi Nasional ada kurang lebih 4,17 miliar barel. Data yang proven sebesar 2,44 miliar barel," ujarnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI.

Arifin melanjutkan, untuk cadangan gas bumi mencapai sebesar 62,4 triliun kaki kubik. Umur cadangan gas bumi diperkirakan sekitar 19,9 tahun dengan asumsi tidak ada penemuan cadangan baru.

Dia menambahkan, saat ini tingkat produksi minyak bumi pada level 700.000 bopd dan gas sebesar 6 bscfd. "Ada upaya untuk meningkatkan lifting ini antara lain program eksplorasi dan memanfaatkan sumur-sumur yang bisa dikembangkan," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini