Share

Simak! Nih Daftar Bansos yang Cair di 2022

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 25 Januari 2022 11:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 320 2537379 simak-nih-daftar-bansos-yang-cair-di-2022-qBP5TyzVgW.jpg Bansos Tunai Cair. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian . Pemerintah juga sudah menjalankan program booster vaksin sejak 12 Januari.

"Di sisi kesehatan, pemerintah juga mAirlangga Hartarto mengatakan, vaksinasi terus diakselerasi dan vaksin dosis primer diharapkan selesai di kuartal II-2022elanjutkan program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi dengan alokasi anggaran sebesar Rp451,64 triliun dengan fokus pada tiga pilar, yaitu kesehatan, perlindungan masyarakat, dan penguatan pemulihan ekonomi," jelas Airlangga dalam Indonesia Economic Outlook 2022 yang diselenggarakan oleh HIPMI secara hybrid pada Selasa(25/1/2022).

Baca Juga: BLT Subsidi Gaji 2022 Tak Dilanjutkan, Ini 5 Fakta Sebenarnya

Untuk pemanfaatan program pemulihan ekonomi, beberapa kegiatan akan didorong agar dilaksanakan di depan (front loading) di awal tahun. Front loading ini antara lain Program Subsidi Bunga Januari-Juni sebesar 3%, perluasan Program Bantuan Tunai untuk pedagang kaki lima, nelayan, dan warung, insentif fiskal berupa PPN ditanggung pemerintah untuk sektor perumahan yang ditanggung 50% untuk yang di bawah Rp2 miliar, dan 25% untuk Rp2-5 miliar.

"Dan PPnBM DTP untuk otomotif, terutama untuk otomotif di bawah harga Rp200 juta, ditanggung mulai dari 3% hingga 0% setiap kuartalnya, dan di bawah Rp250 juta, antara Rp200 juta-Rp250 juta sebesar 50%, atau di kuartal I 7,5% dan pada kuartal II kembali pada PPnBM DTP 15%," ungkap Airlangga.

Baca Juga: Pekerja Dapat BLT Subsidi Gaji Rp3,4 Juta, Kok Bisa?

Pemerintah, sambung dia, juga terus mendorong perbaikan iklim investasi dengan berbagai regulasi sehingga diharapkan dapat tercipta lapangan kerja baru, terdapat 246 bidang usaha prioritas yang terbuka bagi penanaman modal dan tentunya diberikan insentif baik fiskal maupun non-fiskal.

"Kemudahan investasi tentu perlu didorong oleh para pemerintah daerah agar pencapaian lapangan kerja bisa lebih luas dan terjadi akselerasi pemulihan ekonomi di masyarakat," ucap Airlangga.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini