Share

Investasi Ilegal Aset Kripto, OJK: Seluruh Rekening Tidak Boleh Digunakan untuk Penipuan

Hafid Fuad, Jurnalis · Selasa 25 Januari 2022 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 622 2537422 investasi-ilegal-aset-kripto-ojk-seluruh-rekening-tidak-boleh-digunakan-untuk-penipuan-zmHosYXTZE.jpg OJK waspadai penipuan investasi berkedok uang kripto (Foto: Okezone)

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti penipuan investasi skema Ponzi dengan modus uang Kripto. Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK Anto Prabowo menegaskan pihaknya mengantisipasi dengan memperketat aturan penggunaan rekening bank atau yang dapat disamakan.

Baca Juga: Atasi Masalah Mata Uang Kripto, PM India: Butuh Kerja Sama Global

"Seluruh rekening tidak boleh digunakan untuk kegiatan yang patut diduga mengandung unsur penipuan, kegiatan rentenir, perjudian, pencucian uang, investasi ilegal dan/atau yang mengandung skema ponzi," ujar Anto dalam keterangan resminya di Jakarta (25/1/2022).

Dia juga meminta lembaga ataupun kementerian yang melakukan pengawasan terhadap badan hukum di luar kewenangan OJK. Tujuannya untuk mengawasi pihak yang melakukan usaha simpan pinjam, perdagangan dan/atau investasi yang melibatkan dana masyarakat.

Baca Juga: Bank Sentral Rusia Usul Larangan Penggunaan Mata Uang Kripto

"Jadi harus bersama-sama memastikan rekening bank digunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.

Sementara untuk yang terdaftar di bawah OJK seperti Bank diingatkan agar memastikan rekening bank tidak digunakan untuk menampung dana untuk kegiatan yang melanggar hukum.

Sebelumnya, Ketua DK Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso dengan tegas telah melarang lembaga jasa keuangan untuk menggunakan, memasarkan, dan/atau memfasilitasi perdagangan aset kripto.

"Waspada terhadap dugaan penipuan skema ponzi investasi kripto," kata Wimboh.

Aset kripto sendiri merupakan jenis komoditi yang memiliki fluktuasi nilai yang sewaktu-waktu dapat naik dan turun sehingga masyarakat harus paham risikonya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini