JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi 0,56% pada Januari 2022 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,26
Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, komponen sektor makanan atau pangan, minuman, dan tembakau memberikan andil inflasi tertinggi yakni 0,3%. Disusul komponen perumahan, air, listrik dan bahan baku rumah tangga sebesar 0,1%.
Baca Juga: Inflasi Januari 2022 Sebesar 0,56%, Tertinggi di Sibolga
"Lalu, komponen perumahan air, listrik, dan pemeliharaan rutin rumah tangga senilai 0,5%," kata Margo Yuwono dalam video virtual, Rabu (2/2/2022).
Kata dia, inflasi komponen pangan didorong oleh kenaikan harga daging ayam ras memberikan andil 0,07%, diikuti ikan segar andilnya 0,06%, dan beras andilnya 0,03%. Sementara bahan baku rumah tangga dipengaruhi oleh kenaikan harga LPG gas non subsidi.
Baca Juga: Suku Bunga BI Tetap Selama Inflasi Tak Naik
"Sementara itu, ada kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi sehingga menghambat laju inflasi, yaitu kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan," tandasnya
Secara keseluruhan, inflasi inti di bulan ini mencapai 0,42% dan andilnya sebesar 0,27%. Inflasi harga yang diatur pemerintah memiliki inflasi sebesar 0,38% dan andilnya ke inflasi 0,07% , serta inflasi bergejolak mencapai 1,30% dan memberikan andil ke inflasi 0,22%.
"Komponen inti menyumbang inflasi terbesar yaitu 0,42%. Dengan komoditas utama ikan segar, mobil, tarif kontrak rumah dan tarif sewa rumah. Inflasi inti ini tertinggi sejak Agustus 2019, yang saat itu terjadi inflasi sebesar 0,43%," tandasnya
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.