JAKARTA - Harga CPO dalam tren kenaikan. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan tren kenaikan CPO di pasar internasional itu disebabkan karena implementasi DMO bagi eksportir dalam negeri yang sudah berlaku efektif awal tahun ini.
Kondisi itu, kata Lutfi, akan menstabilkan harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani dan minyak goreng di pasar.
Lalu, bagaimana dengan kinerja saham emiten CPO di Indonesia? Menilik pasar modal dari periode 31 Januari - 4 Februari 2022, berikut kinerja beberapa saham emiten CPO:
1. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) melambung 4,62% di Rp1.245
2. PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) naik 4,55% di Rp115
3. PT Provident Agro Tbk (PALM) naik 11,02% di Rp750
4. PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) naik 2,90% di Rp71