Share

Sering Kirim Uang? Kini Biaya Transfer Antar Bank Cuma Rp2.500, Ini Daftar Lengkapnya

Michelle Natalia, Sindonews · Kamis 10 Februari 2022 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 10 622 2545134 sering-kirim-uang-kini-biaya-transfer-antar-bank-cuma-rp2-500-ini-daftar-lengkapnya-PWGa3cOKYU.jpg Biaya Transfer Antar Bank (Foto: Okezone)

JAKARTA - Biaya transfer antar bank kini hanya Rp2.500 dari sebelumnya Rp6.500. Hal ini setelah Bank Indonesia (BI) mulai menjalankan BI-Fast yang meringankan nasabah dalam melakukan transfer antar bank sejak 21 Desember 2021.

Biaya transfer antarbank Rp2.500 tersebut berlaku untuk bank yang sudah bergabung dalam BI FAST.

Sementara, untuk limit atau batas transfer uang antara bank BUMN dengan bank swasta yang dapat dilakukan dalam sekali transaksi sama dengan limit yang ditetapkan dalam transaksi antar bank BUMN yaitu Rp250 juta.

Menurut data terakhir BI, jumlah peserta BI-FAST sudah bertambah sebanyak 21 bank. Jumlah ini masih ditambah 1 lembaga nonbank yang masuk sebagai peserta gelombang (batch) kedua. Dengan demikian ada 42 bank yang tergabung BI-Fast.

Baca Juga: Resmi Berlaku Hari Ini, Transfer Antar Bank Cuma Rp2.500 Saja! Berikut Daftarnya

Dalam gelombang ke-2 ini terdapat satu peserta nonbank yang mengimplementasikan BI-FAST yaitu PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sehingga BI FAST akan dapat mendukung digitalisasi transaksi di pasar modal.

"Dengan total peserta BI-FAST yang telah mencapai 43 peserta tersebut (termasuk peserta BI-FAST gelombang pertama), telah mewakili 81,45% dari pangsa sistem pembayaran ritel nasional," Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono.

BI-FAST adalah infrastruktur sistem pembayaran yang disediakan BI yang dapat diakses melalui aplikasi yang disediakan industri sistem pembayaran dalam memfasilitasi transaksi pembayaran ritel bagi masyarakat.

"Hal ini merupakan komitmen Bank Indonesia (BI) dalam mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional melalui perluasan peserta fast payment BI yaitu BI-FAST," ujar Erwin.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Implementasi BI-FAST oleh peserta kepada nasabahnya akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan strategi dan rencana peserta dalam mempersiapkan kanal pembayaran bagi nasabahnya masing-masing.

Layanan BI-FAST akan terus diperluas secara bertahap mencakup layanan bulk credit, direct debit, dan request for payment. BI mengharapkan dukungan dan partisipasi seluruh Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) untuk dapat memanfaatkan infrastruktur BI-FAST.

BI-FAST akan menjadi backbone infrastruktur sistem pembayaran ritel masa depan, yang mengakselerasi pembayaran menggunakan berbagai instrumen dan kanal secara real time, aman, mudah, dan beroperasi 24/7.

Implementasi BI-FAST bertujuan mewujudkan terciptanya layanan sistem pembayaran yang CEMUMUAH (Cepat, Mudah, Murah, Aman, Andal), untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi dan mendorong pertumbuhan, serta inklusi ekonomi dan keuangan.

Layanan ini bertujuan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman dan andal.

Berikut ini daftar 42 bank yang sudah menerapkan BI-Fast:

1. Bank Tabungan Negara

2. Bank Tabungan Negara UUS

3. Bank DBS Indonesia

4. Bank Permata

5. Bank Permata UUS

6. Bank Mandiri

7. Bank Danamon Indonesia

8. Bank Danamon Indonesia UUS

9. Bank CIMB Niaga

10. Bank CIMB Niaga UUS

11. Bank Central Asia

12. Bank OUB Indonesia

13. Bank Mega

14. Bank Negara Indonesia

15. Bank Syariah Indonesia

16. Bank Rakyat Indonesia

17. Bank OCBC NISP

18. Bank Sinarmas

19. Bank Citibank NA

20. Bank BCA Syariah

21. Bank Woori Saudara Indonesia

22. KSEI (PT Kustodian Sentral Efek Indonesia)

23. Bank HSBC Indonesia

24. BPD Jabar dan Banten

25. Pan Indonesia Bank

26. Bank Multi Arta Sentosa

27. Bank Sinarmas Unit Usaha Syariah

28. Bank Maspion Indonesia

29. BPD Bali

30. Bank Digital BCA

31. Bank Sahabat Sampoerna

32. Allo Bank Indonesia

33. BPD Jateng

34. BPD Jateng Unit Usaha Syariah

35. Bank Mandiri Taspen

36. Bank Papua

37. Bank National Nobu

38. Bank Ganesha

39. Bank KEB Hana Indonesia

40. Bank Mestika Dharma

41. BPD Jatim

42. BPD Jatim Unit Usaha Syariah

43. BPD NTT.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini