Share

Kemnaker: JHT Ibarat Kebun Jati, Panennya Lama

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Minggu 13 Februari 2022 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 13 320 2546508 kemnaker-jht-ibarat-kebun-jati-panennya-lama-KijlJ5vxOe.jpg JHT BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dicairkan saat Usia 56 Tahun. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Pemerintah mengeluarkan peraturan baru terkait pencairan program Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan. Dalam peraturan ini, dana JHT baru bisa dicairkan hanya saat peserta berusia 56 tahun.

Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua.

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Dita Indah Sari mengatakan, JHT diibaratkan sebagai pohon jati yang bersifat old saving. Di mana, hasilnya akan didapatkan namun dalam waktu yang lama.

Baca Juga: Banyak Protes soal Aturan JHT, Kemnaker Ungkap Filosofi Jaminan Hari Tua

“JHT adalah amanat UU SJSN dan turunannya. Tujuannya agar pekerja menerima uang tunai saat sdh pensiun, cacat tetap, meninggal. Jadi sifatnya old saving. JHT adalah kebun jati, bukan kebun mangga. Panennya lama,” tulis Dita dikutip dari akun Twitternya @Dita_Sari_, Minggu (13/2/2022).

Dia menjelaskan, JHT tetap bisa dicairkan sebelum usia 56 tahun yakni sebesar 30% untuk kepemilikan rumah atau 10% untuk keperluan lain dengan ketentuan minimal kepesertaan 10 tahun.

Baca Juga: 245 Ribu Orang Teken Petisi Tolak JHT Cair di Usia 56 Tahun

“Terus JHT sama sekali gak bisa diutak utik? Bisa. 30% bisa cair untuk DP rumah, beli rumah. Tanpa mengurangi total nilai yang diterima saat pensiun,” jelas Dita.

Lanjut Dita, pihaknya memahami adanya keluhan peserta yang tidak bisa mengambil dana JHT setelah adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Namun, peserta diminta untuk tidak khawatir terkait hal itu.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Adapun saat ini sudah ada program baru, yakni Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

“Jadi selain dapat pesangon, korban PHK skrg juga dapat JKP dalam bentuk uang tunai, pelatihan gratis + akses loker. Employment benefit plus plus,” jelasnya.

“Karena sudah ada JKP + pesangon, maka JHT digeser agar manfaat BPJS bisa tersebar. Krn ada kata "hari tua", ya sudah dikembalikan sbg bantalan hari tua sesuai UU SJSN 40/2004. Memang aslinya utk itu,” tambah dia. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini