Share

Mahaka Media Incar Dana Rights Issue Rp117 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Rabu 23 Februari 2022 12:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 23 278 2551757 mahaka-media-incar-dana-rights-issue-rp117-miliar-hxwAGJrXix.jpg Mahaka Media Incar Dana (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - PT Mahaka Media Tbk (ABBA) akan menerbitkan saham dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Di mana harga rights issue Rp 150 per saham sehingga dengan angka tersebut berpotensi meraih dana sebesar Rp117 miliar.

Perseroan dalam prospektusnya mengungkapkan, pada aksi korporasi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) VI atau rights issue menawarkan sebanyak 1,18 miliar. 

Jumlah saham tersebut mencapai 30% dari jumlah saham yang beredar. Beyond Media selaku pemegang saham utama dengan kepemilikan 57,81% mendapatkan 682 juta HMETD.

Namun, berdasarkan surat pernyataan per 1 Desember 2021, Beyond Media menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh haknya dan akan mengalihkan kepada PT Solic Kreasi Baru (SKB).

Oleh karena itu, Solic Kreasi Baru akan menjadi pembeli siaga (standby buyer) pada pelaksanaan rights issue tersebut.

SKB menyatakan memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan HMETD yang dialihkan Beyond Media kepadanya dan juga memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan kewajiban SKB sebagai pembeli siaga.

Lebih lanjut, seluruh dana yang diperoleh dari rights issue setelah dikurangin biaya emisi, sekitar 10% akan digunakan untuk modal kerja, 56% akan digunakan untuk investasi di sektor teknologi digital melalui investasi baru, pengembangan aplikasi, dan pembelian hardware.

Kemudian, sekitar 20% rencananya akan digunakan untuk modal kerja anak usaha, yakni PT Republika Media Mandiri (RMM) dan untuk mengembangkan komunitas muslim dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM).

Lalu, sekitar 14% digunakan untuk pengembangan usaha RMM di sektor teknologi digital.

Pelaksanaan rights issue telah efektif pada 9 Februari 2022. Kemudian distribusi HMETD pada 22 Februari 2022 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilakukan pada 23 Februari 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini