Share

PTBA Incar Produksi Batu Bara 36,4 Juta Ton Tahun Ini

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 07 Maret 2022 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 07 278 2557542 ptba-incar-produksi-batu-bara-36-4-juta-ton-tahun-ini-eBwf91hn0C.jpg PTBA targetkan peningkatan produksi batu bara (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mematok target produksi batu bara pada 2022 mencapai 36,41 juta ton. Target tersebut naik 21% dari realisasi tahun 2021 yakni 30,04 juta ton.

Adapun target produksi angkutan sebesar 31,50 juta ton atau naik 24% dari periode tahun lalu sebesar 25,42 juta ton. Sementara untuk volume penjualan batu bara pada 2022, perseroan menargetkan peningkatan menjadi 37,10 juta ton atau naik 31% dari realisasi penjualan 2021 yang hanya tercatat di angka 28,37 juta ton.

Direktur Utama PTBA, Ismail Arsal mencatat target produksi batu bara pada tahun ini didasarkan pada permintaan pasar. Bahkan, pemulihan ekonomi global dan nasional di tengah pandemi Covid-19 pun turut mendorong optimisme manajemen dalam meningkatkan produksi perusahaan.

"Untuk tahun 2022 target perseroan produksi batu bara menjadi 36,41 juta ton atau naik 21% dari realisasi tahun sebelumnya yang sebesar 30,04 juta ton. Sedangkan target angkutan pada 2022 juga ditingkatkan menjadi 31,50 juta ton atau naik 24% dari 2021 sebesar 25,42 juta ton," ungkap Arsal dalam konferensi pers, Senin (7/3/2022).

Meski proyeksi produksi batu bara tahun ini cukup positif, Arsal enggan merinci berapa porsi ekspor energi primer di pasar global, termasuk tambahan ekspor. Menurutnya, ekspor batu bara akan disesuaikan dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2022.

Menurutnya, PTBA tetap fokus pada kewajiban pasok atau domestik market obligation (DMO) sebesar 25%. Hal ini berdasarkan ketentuan pemerintah melalui Kementerian ESDM.

"Ekspor, yang jelas di RKAP kita sudah mendapatkan persetujuan untuk kewajiban kita minimum 25% harus untuk DMO. Jadi kami, dari PTBA akan ikuti aturan dalam RKAP. Tambahan porsi ekspor, tentunya kembali ke RKAP," ungkap dia.

Tak hanya itu, Arsal juga memastikan PTBA sebagai BUMN tidak mengejar keuntungan semata, tetapi perusahaan juga memprioritaskan kebutuhan batu bara dalam negeri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini