Share

Menaker Ingatkan Perusahaan Jangan Mentang-Mentang Ada JKP Terus PHK

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 10 Maret 2022 18:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 10 320 2559680 menaker-ingatkan-perusahaan-jangan-mentang-mentang-ada-jkp-terus-phk-WhUBJePWKK.png Menaker Ida Soal JKP. (Foto: Okezone.com/Kemnaker)

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) merupakan bentuk kehadiran negara kepada pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Program JKP pun tidak menggugurkan kewajiban pengusaha untuk memberikan pesangon kepada pekerja yang di-PHK.

Dia menegaskan, program JKP juga tidak dapat menjadi alasan pengusaha untuk semena-mena melakukan PHK terhadap pekerjanya.

Baca Juga: 7 Fakta Aturan JHT Cair di Usia 56 Tahun Dibatalkan

"Mentang-mentang sudah ada program JKP terus kemudian dilakukan PHK. Saya berharap sekali, PHK adalah pilihan terakhir," ujar Ida seusai berdialog dengan penerima manfaat program JKP di Gedung Pusat Pasar Kerja Jakarta Selatan, Kamis (10/3/2022).

Dia mencatat program JKP tidak membebani iuran baru pada pekerja atau buruh karena dana program JKP berasal dari iuran pemerintah. Pemerintah telah menyerahkan dana awal untuk program tersebut sebesar 6 triliun dan 823 miliar kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: JHT Tuai Polemik, Bagaimana Penerapan di Amerika?

"Jadi kami, pemerintah tidak membebani iuran baru," ucapnya.

Menurutnya, pekerja yang menjadi peserta program JKP, dan di kemudian hari ter-PHK, maka berhak mendapatkan tiga manfaat, yaitu uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan mengikuti pelatihan kerja.

"Kami, pemerintah ingin mengurangi kegalauan teman-teman yang mengalami PHK dengan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan," ungkap Ida

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini