Share

Pertamina Cari Partner Garap Harta Karun Energi Terbesar Dunia, Minat?

Athika Rahma, Jurnalis · Selasa 22 Maret 2022 17:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 22 320 2565935 pertamina-cari-partner-garap-harta-karun-energi-terbesar-dunia-minat-Woo3OIUr76.png Pertamina Cari Partner Kembangkan Panas Bumi Indonesia. (Foto: Okezone.com/ESDM)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Geothermal Energy (PGE) membuka peluang kerjasama pengembangan pembangkit panas bumi. Peluang kerjasama ini untuk menyelesaikan isu-isu besar seperti pemanasan global dan dekarbonisasi.

Menurut Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Ahmad Yuniarto, tak ada satupun perusahaan yang akan mampu menghadapi persoalan-persoalan besar seperti pemanasan global dan dekarbonisasi tersebut sendirian.

Baca Juga: Pertamina Siap Jadi Pemain Utama Energi Hijau Dunia

“Syaratnya kemitraan strategis itu harus bisa memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak, serta mampu menciptakan nilai tambah bagi bumi, dunia, dan masa depan yang lebih baik,” kata Ahmad dalam keterangannya, Selasa (22/3/2022).

Ahmad menyebutkan, terdapat 3 area dimana kemitraan bisa dilakukan, yakni co-generation, co-production, dan co-development. Pembangkitan bersama bisa dilakukan melalui optimalisasi uap air panas (steam and brines to green power) guna melahirkan listrik ramah lingkungan (green electricity).

Baca Juga: Harga Pertalite Tidak Naik, Ini Alasan Pertamina

Selain itu, ada 4 bidang yang bisa dikerjakan bersama-sama (Co-production) yaitu pemanfaatan CO2 untuk bahan bakar alternatif, Ekstraksi nano material yaitu dengan pemanfaatan kandungan berharga di fluida panas bumi (rare earth element), Green Hidrogen sebagai bahan bakar masa depan yang ramah lingkungan dan Green Metanol.

"Pengembangan bersama (co-development) bisa dilakukan untuk membangun geo-eco tourism, dan geo-agro industry. Pada prinsipnya, operasi PGE harus efisien, termasuk dalam memanfaatkan waste," tandasnya,

Adapun, menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), saat ini Indonesia memiliki cadangan panas bumi sebesar 23,7 GW. Berdasarkan data ThinkGeoEnergy 2022, kapasitas terpasang pembangkit panas bumi di seluruh dunia mencapai 15.854 MW.

Indonesia dengan kapasitas pembangkit sebesar 2.276 MW pada 2021 merupakan negara dengan kapasitas pembangkit terbesar kedua setelah Amerika Serikat sebesar 3.722 MW. Indonesia sudah melampaui Filipina sebesar 1.918 MW.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini