Share

Wall Street Rebound Dipimpin Indeks Nasdaq

Antara, Jurnalis · Jum'at 25 Maret 2022 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 25 278 2567524 wall-street-rebound-dipimpin-indeks-nasdaq-VlFo9H0GmL.jpg Wall Street ditutup menguat (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Wall Street menguat lebih dari 1% pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Bursa saham AS memperpanjang rebound pasar ketika investor memborong saham-saham produsen chip dan saham-saham ternama yang terpukul serta akibat penurunan harga minyak.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 349,44 poin atau 1,02%, menjadi menetap di 34.707,94 poin. Indeks S&P 500 menguat 63,92 poin atau 1,43%, menjadi berakhir di 4.520,16 poin. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 269,24 poin atau 1,93%, menjadi ditutup di 14.191,84 poin.

Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan saham sektor teknologi dan material masing-masing terdongkrak 2,71% dan 1,96%, memimpin kenaikan.

Saham Nvidia Corp melonjak 9,8%, memimpin reli di seluruh sektor chip dan mencapai level tertinggi sejak pertengahan Januari. Intel Corp melonjak 6,9%, dan kedua saham tersebut membantu mendorong S&P 500 dan Nasdaq lebih tinggi.

Indeks semikonduktor Philadelphia SE meningkat 5,1% dalam%tase kenaikan harian terbesar sejak 15 Februari, sementara itu tetap turun sekitar 10% untuk sejauh tahun ini. Saham Apple naik untuk hari kedelapan berturut-turut setelah terpukul awal bulan ini.

Tiga indeks utama telah reli dalam enam dari delapan sesi terakhir, dengan ketiganya telah rebound setelah indeks S&P 500 dan Dow mengkonfirmasi bahwa mereka dalam koreksi dan Nasdaq menetapkannya dalam pasar bearish.

"Pasar bearish adalah penurunan untuk dibeli," kata Jake Dollarhide, chief executive officer Longbow Asset Management di Tulsa, Oklahoma, yang memiliki sekitar 50 juta dolar AS aset yang dikelola. "Orang-orang akhirnya berkata hei, ini adalah titik masuk yang bagus."

"Mereka melihat nilai lebih dalam (saham) teknologi untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama," katanya.

Investor mengamati perkembangan selanjutnya dalam krisis Ukraina-Rusia. Para pemimpin Barat telah sepakat untuk meningkatkan bantuan militer ke Ukraina dan memperketat sanksi terhadap Rusia yang menginvasi tetangganya memasuki bulan kedua.

Volume transaksi di bursa AS relatif rendah pada 11,03 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 14,3 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini