Share

Geram Ada Barang Impor Dicap Produk Dalam Negeri, Jokowi: Jangan Pikir Kita Enggak Ngerti!

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Jum'at 25 Maret 2022 10:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 25 320 2567598 geram-ada-barang-impor-dicap-produk-dalam-negeri-jokowi-jangan-pikir-kita-enggak-ngerti-8UCHEH9LCx.jpg Presiden Jokowi Jengkel dengan Barang Impor. (Foto: Okezone.com/Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menugaskan Jaksa Agung ST Burhanuddin mengawasi peredaran barang impor yang di cap produk dalam negeri. Sebab banyak agregator yang melakukan kecurangan dengan mengecap barang impor menjadi barang dalam negeri.

"Dan akan saya awasi betul, saya minta nanti ke Pak Jaksa Agung jangan sampai ada barang-barang impor masuk ke sini dicap produk dalam negeri karena sering di market place ada yang namanya agregator yang ngecapin-ngecapin hey jangan berfikir kita gak ngerti," tegas Jokowi, saat memberikan pengarahan kepada Menteri dan lembaga serta kepada kepala daerah tentang aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Bali, Jumat (25/3/2022).

Baca Juga: Jokowi Jengkel Semua Serba Impor: Dari Seragam hingga Pensil

Jokowi pun memperingati kepada pihak-pihak yang melakukan kecurangan tersebut. Sebab dirinya yang melakukan pemantauan langsung akan menindak secara tegas.

"Saya peringatkan dua kali ada perusahaan teknologi yang nih hati-hati ni gamau saya, ini saya gamau besoknya hilang. Tapi jangan dua ini tapi yang lain akan saya pantau," kata Jokowi.

Baca Juga: AS Larang Impor Sarung Tangan dari Malaysia, Diduga Hasil Kerja Paksa

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selain Jaksa Agung, Jokowi juga meminta Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Direktur Jenderal Bea Cukai Askolani untuk ikut mengawasi peredaran barang impor yang dicap jadi produk dalam negeri.

"Saya minta betul-betul ini diikuti dan dikawal diawasi termasuk Menteri perdagangan dirjen bea cukai dilapangannya diliat betul ini lari kemana sih alkes ini lari kemna sih oh ke provinsi A kelihatan, oh kebupaten B keliatan, oh ke kota c keliatan oh kementrian E," jelas Jokowi. 

"Kelihatan semua sekarang ini gampang banget ngeliat-ngeliat Jadi kembali lagi manfaatkan e-catalog dan katalog lokal segera," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini