Share

Bergerak Liar Naik 72%, BEI Pelototi Saham Surya Esa Perkasa (ESSA)

Anggie Ariesta, Jurnalis · Senin 04 April 2022 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 04 278 2572750 bergerak-liar-naik-72-bei-pelototi-saham-surya-esa-perkasa-essa-H5KyvliASm.jpg BEI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) dalam radar pantauan. Hal ini dikarenakan peningkatan harga saham yang tidak wajar atau Unusual Market Activity (UMA).

Diketahui, emiten yang bergerak di bidang pengolahan minyak dan gas ini mengalami peningkatan harga yang signifikan dalam sebulan, naik 72,55% dan dalam sepekan menguat 35,38%. Pada penutupan perdagangan Jumat (1/4/2022) pun, saham ESSA bergerak naik ke level Rp1.325.

"Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham ESSA yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundangundangan dibidang Pasar Modal," tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M. Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Irvan Susandy, dikutip Senin (4/4/2022).

Informasi terakhir mengenai ESSA adalah informasi tanggal 21 Maret 2022 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait perubahan corporate secretary (koreksi) dan penyampaian bukti iklan informasi laporan keuangan tahunan.

"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham ESSA tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulis direksi bursa.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini