Kemudian, Manajemen DEWA mengatakan bahwa seluruh dana hasil rights issue setelah dikurangi dengan seluruh biaya, ongkos, dan pengeluaran lainnya yang terkait dengan PMHMETD, akan digunakan untuk pembayaran kewajiban keuangan dan modal kerja untuk kegiatan operasional.
Lalu, perseroan berhak untuk melakukan penyesuaian terhadap penggunaan dana, dengan mempertimbangkan keadaan dan faktor-faktor lain yang dianggap layak.
BACA JUGA:Oversubscribed, Bank BJB (BJBR) Kantongi Penambahan Modal Rp924,9 Miliar dari Rights Issue
Perseroan juga yakin erseroan berhak untuk melakukan penyesuaian terhadap penggunaan dana, dengan mempertimbangkan keadaan dan faktor-faktor lain yang dianggap layak.
Sebagai informasi, penambahan modal juga dapat memperbaiki rasio total liabilitas terhadap total ekuitas dengan pembayaran kewajiban keuangan, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada perolehan laba perseroan. Selain itu, rights issue tersebut diharapkan dapat meningkatkan imbal hasil nilai investasi bagi seluruh pemegang saham DEWA.
Dengan laporan keuangan yang digunakan untuk penerbitan saham baru dalam rangka PMHMETD ini adalah Laporan Keuangan periode 30 September 2021.
Untuk total aset DEWA sebelum pelaksanaan PMHMETD ini mencapai sebesar USD574,93 juta, setelah pelaksanaan PMHMETD akan bertambah sebesar USD 55 juta menjadi sebesar USD628,92 juta.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.