Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menolak usulan pemerintah yang ingin memberikan subsidi minyak goreng melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp300 ribu kepada para buruh.
Menurut Said Iqbal, program BLT merupakan ladang korupsi para pejabat yang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut disimpulkan Said Iqbal setelah melihat beberapa kasus kebelakang terkait korupsi bantuan sosial ketika pandemi covid-19.
"BLT hanya gudang korupsi, semua Mensos kasus-kasus KPK karena BLT dan bansos," kata Said Iqbal
Baca Selengkapnya: 6 Fakta BLT Minyak Goreng Rp300.000 Cair, Nomor 4 Buruh Singgung Korupsi Bansos
(Taufik Fajar)