Share

Penyaluran BLT Minyak Goreng Rp300.000, Jokowi: Saya Enggak Mendengar Ada Hal yang Menghambat

Raka Dwi Novianto, Jurnalis · Rabu 20 April 2022 15:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 320 2582263 penyaluran-blt-minyak-goreng-rp300-000-jokowi-saya-enggak-mendengar-ada-hal-yang-menghambat-rzrZ0DuNTP.png Jokowi Bagikan BLT Minyak Goreng (Foto: BPMI)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan penyaluran BLT minyak goreng Rp300.000 hingga saat ini terus berlangsung dan berjalan dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Jokowi usai menyalurkan langsung sejumlah bantuan sosial (bansos) bagi penerima manfaat dan para pedagang di Pasar Anom dan Pasar Bangkal Baru, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur.

"Penyaluran BLT minyak goreng ini masih proses, semuanya berjalan dengan baik. Saya enggak mendengar ada hal yang, di lapangan yang menghambat, baik lewat kantor pos, ada yang lewat kelurahan," ujar Presiden Jokowi dalam keterangannya di Pasar Bangkal Baru, Rabu (20/4/2022).

Baca Juga: BLT Minyak Goreng Cair Lagi, 20.876 Warga Dapat Rp300.000

Di dua pasar tersebut, Presiden menyerahkan BLT minyak goreng sebesar Rp300 ribu kepada para peserta Program Keluarga Harapan (PKH), pedagang kaki lima, hingga pedagang pasar. Kepala Negara berharap BLT Minyak Goreng bisa membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat daya belinya.

"Kita berharap dengan subsidi BLT minyak goreng bisa memperkuat daya beli rakyat dan kita harapkan beban yang terjadi karena ada tambahan harga bisa tertutupi dari BLT minyak goreng," katanya.

Selain menyerahkan BLT minyak horeng, Presiden Jokowi juga memberikan Bantuan Modal Kerja (BMK) sebesar Rp1,2 juta. Presiden berpesan agar bantuan tersebut bisa digunakan untuk tambahan modal kerja atau modal usaha.

"Rp1,2 juta pakai modal kerja, dari keuntungan nanti baru bisa dibelikan baju, dan lain lain" ucap Presiden Jokowi di Pasar Anom.

Turut mendampingi Presiden saat menyerahkan bansos tersebut antara lain Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini