Share

Pendapatan Naik, Sekar Laut (SKLT) Raih Laba Rp17,1 Miliar di Kuartal I-2022

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Kamis 12 Mei 2022 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 278 2593028 pendapatan-naik-sekar-laut-sklt-raih-laba-rp17-1-miliar-di-kuartal-i-2022-JQFbqhETr6.jpg Laba Sekar Laut mengalami penurunan tipis di kuartal I 2022 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Sekar Laut Tbk (SKLT) mencatatkan laba bersih sebesar Rp17,13 miliar pada kuartal pertama 2022. Laba tersebut lebih rendah 5,35% dari posisi laba bersih periode sama tahun 2021 senilai Rp18,10 miliar. Sehingga, laba neto per saham dasar menyusut dari Rp26,21 menjadi Rp24,80.

Sementara itu, SKLT mencatatkan pendapatan bersih mencapai Rp361,35 miliar hingga kuartal pertama tahun 2022. Realisasi tersebut tumbuh 7,31% dibandingkan periode sama tahun 2021 senilai Rp336,72 miliar.

Industri pengolahan makanan hasil laut ini meraup pemasukan dari penjualan produksi di pasar domestik senilai Rp142,17 miliar dan ekspor Rp39,43 miliar. Adapun penjualan barang dagangan di dalam negeri menghasilkan Rp181,16 miliar, sedangkan ekspor Rp756,32 juta.

Berdasarkan jenis produk, penjualan kerupuk memberi pemasukan sebesar Rp60,44 miliar, saos Rp105,10 miliar, dan roti Rp16,05 miliar. Demikian laporan keuangan interim SKLT di Keterbukaan Informasi, Kamis (12/5/2022).

Kenaikan pendapatan membuat beban pokok membengkak menjadi Rp268,14 miliar, alhasil laba kotor perseroan per Maret 2022 adalah sebesar Rp93,20 miliar. Adapun laba sebelum pajak perseroan menyusut -4,88% menjadi Rp20,86 miliar, dari Rp21,93 miliar.

Per 31 Maret 2022, SKLT memiliki total aset sebesar Rp906,57 miliar, terdiri dari aset lancar Rp443,02 miliar, dan aset tidak lancar Rp463,54 miliar. Jumlah aset tumbuh 1,96% dari posisi aset akhir tahun 2021 senilai Rp889,12 miliar.

Liabilitas bertambah tipis menjadi Rp347,53 miliar, dari Rp347,28 miliar. Sementara total ekuitas tumbuh dari Rp541,83 miliar, menjadi Rp559,04 miliar. Adapun posisi kas dan setara kas SKLT pada akhir periode sebesar Rp116,87 miliar, lebih tinggi dari periode sama tahun 2021 sebanyak Rp99,55 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini