JAKARTA - PT Sekar Laut Tbk (SKLT) mencatatkan laba bersih sebesar Rp17,13 miliar pada kuartal pertama 2022. Laba tersebut lebih rendah 5,35% dari posisi laba bersih periode sama tahun 2021 senilai Rp18,10 miliar. Sehingga, laba neto per saham dasar menyusut dari Rp26,21 menjadi Rp24,80.
Sementara itu, SKLT mencatatkan pendapatan bersih mencapai Rp361,35 miliar hingga kuartal pertama tahun 2022. Realisasi tersebut tumbuh 7,31% dibandingkan periode sama tahun 2021 senilai Rp336,72 miliar.
Industri pengolahan makanan hasil laut ini meraup pemasukan dari penjualan produksi di pasar domestik senilai Rp142,17 miliar dan ekspor Rp39,43 miliar. Adapun penjualan barang dagangan di dalam negeri menghasilkan Rp181,16 miliar, sedangkan ekspor Rp756,32 juta.
Berdasarkan jenis produk, penjualan kerupuk memberi pemasukan sebesar Rp60,44 miliar, saos Rp105,10 miliar, dan roti Rp16,05 miliar. Demikian laporan keuangan interim SKLT di Keterbukaan Informasi, Kamis (12/5/2022).
Kenaikan pendapatan membuat beban pokok membengkak menjadi Rp268,14 miliar, alhasil laba kotor perseroan per Maret 2022 adalah sebesar Rp93,20 miliar. Adapun laba sebelum pajak perseroan menyusut -4,88% menjadi Rp20,86 miliar, dari Rp21,93 miliar.