Share

Ajak Masyarakat Pakai Transportasi Umum, Maudy Ayunda Naik Apa?

Viola Triamanda, Okezone · Kamis 12 Mei 2022 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 320 2593242 ajak-masyarakat-pakai-transportasi-umum-maudy-ayunda-naik-apa-97c3qXqXrO.jpg Maudy Ayunda Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum. (Foto: Okezone.com/Instagram)

JAKARTA - Indonesia berkomitmen mengurangi gas emisi dalam beberapa tahun ke depan. Juru Bicara G20 Maudy Ayunda mengajak masyarakat merealisasikan komitmen tersebut dengan mengurangi emisi melalui penggunaan transportasi umum.

Maudy mengungkapkan fakta terbaru mengenai suhu tahunan di perkirakan naik hingga 1,5 derajat celcius selama 5 tahun kedepan. Fakta ini juga dilansir dari berbagai studi terbaru yang telah dikemukakan oleh 30 badan ilmiah dan akademi sains nasional dari negara-negara G8.

Baca Juga: 5.200 PLTD Dikonversi ke EBT, Ini Keuntungannya

"Studi terbaru bahkan menyebutkan, suhu tahunan di perkirakan naik hingga 1,5 derajat celcius selama 5 tahun kedepan" ucapnya saat live Keterangan Pers Juru Bicara Pemerintah untuk Presidensi G20 di akun youtube Sekretariat Presiden, Kamis (12/5/2022).

Menurutnya tercapainya kesepakatan untuk mempercepat dan memperkuat transisi energi global yang berkelanjutan dan berkesinambungan merupakan prioritas presidensi G20 Indonesia.

Baca Juga: Punya Banyak 'Harta Karun' Energi, Luhut: RI Siapkan Kawasan Industri Hijau

"Transisi energi berkelanjutan merupakan salah satu isu prioritas presidensi G20 Indonesia, dan isu ini sangat relevan dengan keseharian kita. Kita semua pasti merasakan dampak dari isu ini, di mana suhu semakin memanas setiap tahunnya. Untuk itu diharapkan tercapainya kesepakatan dalam mempercepat dan memperkuat transisi energi global yang berkelanjutan dan berkesinambungan," tambahnya.

Berdasarkan pernyataan WHO perubahan iklim merupakan ancaman terbesar kesehatan global di abad 21 dan menyebabkan munculnya banyak penyakit baru.

"Organisasi Kesehatan Dunia telah menyebutkan bahwa perubahan iklim merupakan ancaman terbesar kesehatan global di abad 21 dan munculnya banyak penyakit baru hingga menyebabkan pandemi di seluruh dunia termasuk indonesia adalah satu dampak nyata dari perubahan iklim ini. Untuk itu ancaman serius ini perlu ditangani bersama dalam presidensi G20" ucapnya.

Dia turut membeberkan fakta bahwa aktivitas manusia telah berdampak luas pada kerusakan atmosfer, laut, kriosfer, dan biosfer yang kemudian mengakibatkan kerugian dan kerusakan alam permanen di muka bumi yang kemudian akan ditanggung oleh kita sendiri. Namun, masyarakat bisa turut berkontribusi dalam transisi energi berkelanjutan ini.

"Sebagai masyarakat, kita juga dapat mengambil peran dalam transisi energi berkelanjutan ini, aktifitas seperti menggunakan transportasi umum dapat mengurangi emisi gas uap" ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini