Share

Investasi Telkom Indonesia (TLKM) di GOTO Untung Rp949 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Selasa 31 Mei 2022 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 31 320 2603145 investasi-telkom-indonesia-tlkm-di-goto-untung-rp949-miliar-EGaYNIY0L3.JPG GOTO. (Foto: GOTO)

JAKARTA - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melalui Telkomsel melakukan investasi ke PT Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) hingga sudah meraup untung Rp949 milar.

Untuk besarnya investasi TLKM di GOTO adalah sebesar USD150 juta atas konversi CB dan USD300 juta atas konversi preferred stock option, sehingga total investasi adalah sebesar USD 450 juta equivalent dengan Rp6,4 trilliun.

Saat dikonversi menjadi saham, TLKM memiliki 89.125 lembar saham atau 23,722,133,875 lembar setelah stock split, sehingga nilai buku investasi adalah sekitar Rp270/lembar saham.

 BACA JUGA:10 Saham Terbaik di Minggu Ini, GOTO Meroket 56,70%

"Bila menggunakan harga penutupan minggu lalu Rp302/lembar, maka investasi TLKM tersebut menghasilkan gain sebesar Rp759 milliar. Bila menggunakan harga pasar sekarang sebesar Rp310/lembar per jumat ini pukul 14.00 maka keuntungan lebih besar lagi jadi Rp949 miliar," jelas CEO Protemus Capital Wiljadi Tan di Jakarta, Senin (30/5/2022).

Dia menyebut pada saat penutupan buku per 31 Desember 2021, pencatatan harus menggunakan nilai wajar dan berdasarkan assessment nilai wajar saat itu adalah Rp375, maka pencatatan akuntansi harus membukukan gain atas selisihnya sesuai dengan metode FVTPL.

Hal ini karena sejak awal tahun ini GOTO telah tercatat di bursa saham Indonesia, maka nilai wajar ditentukan dengan marked to market.

Adapun harga pasar GOTO masih akan berfluktuasi tergantung banyak faktor. Keuntungan dan kerugian akuntansi juga akan tergantung nilai pasar yang terbentuk.

Diketahui, bahwa investasi TLKM pada GOTO bukan bertujuan untuk menghasilkan gain jangka pendek.

Kemudian TLKM sebagai korporasi teknologi komunikasi bertujuan memperoleh sinergi jangka panjang. baik sinergi berupa kenaikan pendapatan maupun peningkatan daya saing.

 BACA JUGA:10 Saham Terbaik di Minggu Ini, GOTO Meroket 56,70%

"Menurut kami yang lebih penting adalah sinergi berupa competitiveness. TLKM perlu meleverage budaya kompetisi yang ada di GOTO, untuk dapat kelak menjadikan TLKM perusahaan teknologi komunikasi tingkat global dengan daya saing tinggi," jelasnya.

Sebagai informasi, ini adalah tujuan yang lebih strategis bagi TLKM. Sudah saatnya TLKM melakukan transformasi bisnis.

Tercatat GOTO yang relatif baru berdiri sudah dapat memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp358 trilliun, sementara TLKM yang sudah berdiri sedemikian lama memiliki nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp416 trilliun.

Terakhir, TLKM perlu meningkatkan daya saingnya sehingga dapat meningkatkan shareholders value.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini