Share

11 BUMN Setor Dividen ke Negara Rp41 Triliun, Mayoritas dari Perbankan

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 01 Juni 2022 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 01 320 2603733 11-bumn-setor-dividen-ke-negara-rp41-triliun-mayoritas-dari-perbankan-n2PDEF3DbX.jpg 11 BUMN Setor Dividen ke Negara. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ada 11 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menyetor dividen ke negara pada Tahun Buku 2021. Kontribusinya mencapai Rp41 triliun.

Ke-11 perusahaan pelat merah ini terdiri dari sejumlah sektor bisnis. Mereka di antaranya perbankan, telekomunikasi, dan pertambangan. Adapun 60% dari total dividen Rp41 triliun yang dikontribusikan berasal dari BUMN sektor perbankan.

Baca Juga: Erick Thohir Tunjuk IFG Kelola Dana Pensiun BUMN, Ini Pesan OJK

Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2021 masing-masing perusahaan, PT Bank BRI Tbk, menjadi BUMN yang mencatatkan dividen senilai Rp14,04 triliun. Nilai ini menjadi tertinggi dari sepuluh perseroan lainnya.

Lalu, PT Bank Mandiri Tbk, dengan nilai dividen tunai sebesar Rp8,75 triliun. Disusul PT Telkom Indonesia Tbk, sebesar Rp7,74 triliun, PT Bukit Asam Tbk atau PTBA Rp5,21 triliun, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) atau PGN senilai Rp3,01 triliun.

Baca Juga: Wamen BUMN Minta Perusahaan Asuransi Harus Bertransformasi

Kemudian, PT Bank BNI Tbk, Rp1,63 triliun, PT Aneka Tambang Tbk atau Antam Rp605 miliar, SIG Rp520 miliar, Mitratel Rp362 miliar, PT Timah Tbk Rp296 miliar, dan PT BTN Tbk Rp 142 miliar.

Menteri BUMN Erick Thohir telah memperkirakan sebelumnya bahwa hanya ada 11 BUMN yang bisa menyetorkan dividen kepada negara. Bahkan, hingga 2023-2024 mendatang pemegang saham tidak memaksakan 30 BUMN lainnya untuk membayarkan dividen.

Perkiraan itu didasarkan pada kinerja perusahaan dan public service obligation (PSO) atau kewajiban pelayanan publik

"Kalau kita lihat sampai 2023-2024 memang itu dividen berdasarkan 11 BUMN saja sedangkan total BUMN setelah dikonsolidasikan total 41. Tidak menutup mata, yang 30 itu tidak kita paksakan untuk dividen kalau memang layanan secara servisnya sangat besar," ujar Erick, dikutip Rabu (1/6/2022).

Sebaliknya, pemegang saham akan memaksimalkan BUMN yang secara korporasi berorientasi bisnis untuk meningkatkan dividennya.

Semula Kementerian BUMN menargetkan dividen BUMN pada 2021 mencapai Rp30 triliun-Rp35 triliun. Target ini melebihi realisasinya, di mana 11 perusahaan saja mampu mencatatnya dividen Rp41 triliun.

Meski begitu, dividen 2021 masih tercatat rendah bila dibandingkan realisasinya di tahun 2020. Pada periode tahunan sebelumnya total setoran 5 BUMN saja mencapai 45 triliun atau setara 90,6% dari total dividen pemerintah pada 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini