Share

Masalah Garuda Indonesia Belum Selesai meski PKPU Telah Diputuskan

Heri Purnomo, Jurnalis · Sabtu 18 Juni 2022 12:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 18 320 2613818 masalah-garuda-indonesia-belum-selesai-meski-pkpu-telah-diputuskan-7CSiXT5D0o.jpg PKPU Garuda Indonesia Telah Disetujui. (Foto: Okezone.com/Angkasa Pura 2)

JAKARTA - Persetujuan roposal perdamaian kewajiban utang PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk lewat proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) diniai bukan akhir permasalahan Garuda Indonesia.

"Kesepakatan damai melalui mekanisme PKPU bukanlah akhir permasalahan Garuda," ujar Pengamat Penerbangan Alvin Lie kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (18/6/2022).

Baca Juga: Usai PKPU, Tenor Utang Garuda Indonesia Diperpanjang 22 Tahun

Menurutnya, kesepakatan damai tersebut merupakan babak baru bagi Garuda Indonesia untuk bangkit dari permasalahan yang ada.

"Lebih tepat sebagai Bab baru dalam kehidupan Garuda, Ibarat orang sakit, sekarang baru siuman dari koma. Masih perlu perjuangan berat dan panjang untuk pulih ke kondisi bugar," katanya.

Baca Juga: Kreditur Setujui Proposal Damai, Garuda Indonesia Siap Terbang Tinggi

Alvin Lie mengatakan tantangan kedepannya bagi manajemen Garuda Indonesia adalah implementasi rencana-rencana bisnis, transformasi manajemen dan refocusing sumberdaya.

Selain itu, pihak manajemen Garuda harus berkomitmen terhadap rencana kesepatakan yang telah disepakati keduanya.

"Rencana yang telah disepakati oleh kreditur harus segera mulai diterapkan serta komitmen-komitmennya harus dipenuhi," katanya.

Alvin mengatakan jika tantangan-tantangan kedepannya tidak bisa dijalankan Garuda Indonesia, maka hal itu akan semakin membuat Garuda Indonesia semakin sulit diselamatkan.

Sebelumnya, pada voting atau pemungutan suara proposal perdamaian kewajiban utang PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk lewat proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) mendapatkan persetujuan oleh kreditur.

Dimana kreditur konkuren yang menyetujui rencana perdamaian sebanyak 347 kreditor atau 95,07% dari jumlah kreditor konkuren yang hadir dan dengan total suara sebanyak 12.162.455.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini