Share

Peringkat Daya Saing Berusaha Indonesia Merosot

Heri Purnomo, Jurnalis · Senin 20 Juni 2022 12:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 20 320 2614638 peringkat-daya-saing-berusaha-indonesia-merosot-BUF2efDSd4.jfif Peringkat Daya Saing Berusaha Indonesia Turun. (Foto : Okezone.com/Pelindo)

JAKARTA - Indonesia mengalami penurunan indeks daya saing berusaha. Berdasarkan data Institute for Management Development (IMD) World Competitiveness Yearbook 2022, posisi daya saing Indonesia pada tahun ini berada di peringkat 44 atau turun dibandingkan tahun sebelumnya di posisi 37.

Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto mengatakan, Indonesia perlu menambah akselerasi di sektor kinerja ekonomi, efisiensi pemerintah, efisiensi bisnis dan infrastruktur dalam meningkatkan daya saing berusaha.

Baca Juga: 3 Indikator Meningkatkan Daya Saing

Menurutnya, peningkatan kecepatan tersebut diperlukan agar daya saing berusaha tidak mengalami penurunan. Dia menilai, pemeringkatan tersebut tidak hanya melihat dari kondisi negara Indonesia saja, melainkan adanya daya saing dari negara-negara lainnya.

"Jadi yang perlu dibutuhkan adalah kecepatan untuk berubahnya, meskipun perubahan sudah dilakukan di berbagai sektor ekonomi," ujarnya dalam Market Review IDXChannel, Senin (20/6/2022).

Eko mengatakan, meskipun saat ini pemerintah Indonesia telah melakukan kebijakan-kebijakan yang dapat mendorong perekonomian lebih maju. Tetapi kecepatan juga harus diperhatikan dalam melakukan perubahannya perlu ditingkatkan.

Baca Juga: Peringkat Kemudahan Bisnis Naik, Pengusaha: Kontradiktif dengan Daya Saing

"Dalam pemeringkatan kan kita berlomba, dalam situasi saat ini, negara yang mempunyai kecepatan dalam melakukan perubahanlah yang mendapatkan investor untuk masuk," katanya.

Selain kecepatan dalam melakukan perubahan, Eko menilai bahwa pemerintah perlu menyampaikan kepada investor terkait hal-hal yang sudah dilakukan untuk meningkatkan iklim dunia usaha yang baik.

"Laporan itu bisa disampaikan dengan pencapaian-pencapaian seperti Ekspor kita yang terus membaik (surplus), peraturan UU Cipta kerja," pungkasnya.

Sebelumnya, berdasarkan laporan Institute for Management Development World Competitiveness Yearbook 2022, posisi indonesia pada tahun ini berada di peringkat 44, turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya di posisi 37.

Peringkat ini bahkan jauh lebih buruk dari peringkat tahun 2020 yang berada di posisi 20 dan posisi 32 pada 2019.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini