Share

Industri Pariwisata Bangkit, Hotel Fitra (FITT) Raup Pendapatan Rp2,13 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Selasa 21 Juni 2022 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 278 2615388 industri-pariwisata-bangkit-hotel-fitra-fitt-raup-pendapatan-rp2-13-miliar-ArLlL4S9CY.jpg Hotel Fitra Rauo Pendapatan (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) meraup kenaikan pendapatan 37% menjadi Rp 2,13 miliar dari kuartal I 2021 sebesar Rp1,56 miliar di tengah mulai membaiknya bisnis sektor pariwisata.

”Rugi bersih entitas induk juga berhasil diturunkan 1,05% menjadi Rp 1,88 miliar dari periode yang sama tahun merugi Rp 1,90 miliar," kata Direktur Keuangan Hotel Fitra, Sukino dalam paparan publik perseroan di Majalengka secara virtual di Jakarta, Selasa (21/6/2022).

Emiten jasa pengelola hotel dan pariwisata di Majalengka, Jawa Barat memiliki aset naik menjadi Rp 67,51 miliar pada Maret 2022 dari Desember 2021, ekuitas naik menjadi Rp 39,32 miliar dari Rp38,09 miliar, liabilitas mampu diturunkan menjadi Rp28,19 miliar dari Rp 28,48 miliar.

Sehingga rasio utang terhadap ekuitas atau debt to equity ratio (DER) masih rendah di 0,72 kali.

Sementara Direktur Utama PT Hotel Fitra International Tbk, Joni Rizal mengatakan, sektor usaha perhotelan, gedung pertemuan dan restoran mulai menggeliat dan bangkit pada tahun 2022 di tengah tren pengendalian pandemi Covid-19.

Disebutkan, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyampaikan bahwa situasi pandemi saat ini cenderung menimbulkan prospek positif bagi industri pariwisata di Tanah Air lantaran karakteristik Covid-i19 belakangan mengarah pada penyakit endemik.

Joni Rizal mengatakan, beberapa strategi pada 2022 yang dilakukan yakni menekan beban pokok, meningkatkan efisiensi biaya operasional, dan menjalankan program promo staycation.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Saat ini Perseroan memang memiliki dua anak usaha yaitu PT Bumi Majalengka Permai dan PT Fitra Amanah Wisata. Saat ini PT Bumi Majalengka Permai mengelola Fitra Hotel.

Langlah efisiensi dan penghematan biaya antara lain menonaktifkan video tron dan lift, pengurangan pemakaian mesin laundry dari sembian menjadi lima mesin, dan memberlakukan kebijakan Work from Home (WFH) kepada karyawan.

Disampaikannya, kinerja tim marketing senantiasa ditingkatkan melalui berbagai strategi, antara lain menjalin kerja sama dengan pelanggan yang telah melakukan kerja sama sebelumnya, termasuk mencari pelanggan baru dan menjalin kerjasama dengan event organizer serta perusahaan-perusahaan agen perjalanan wisata.

Direktur Operasional merangkap Corporate Secretary PT Hotel Fitra International Tbk Tomi Tris, mengatakan tingkat hunian kamar hotel dan tingkat tersewa convention hall perseroan naik.

“Selama 2020, occupancy hanya sebesar 20%-30%, dan beberapa klien menunda bahkan membatalkan event. Namun sejak 2021, tingkat occupancy mulai naik. Di awal tahun 2021 hanya 23,6% lalu anjlok menjadi 18,2%, dan perlahan di atas 53% pada akhir tahun lalu,” kata dia.

Perseroan juga memperoleh persetujuan relaksasi dan restrukturisasi pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yakni perpanjangan jatuh tempo fasilitas kredit investasi dari April 2024 menjadi April 2025 dan April 2026 menjadi April 2027.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini