Share

Pendapatan Naik 16,5%, Dahana Raup Rp1,9 Triliun

Suparjo Ramalan, iNews · Senin 04 Juli 2022 10:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 04 278 2623057 naik-16-5-dahana-catat-rp1-9-triliun-njGfh8wIAI.jpg Dahana catat pendapatan Rp1,9 triliun. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Dahana (Persero) membukukan pendapatan hingga Rp1,9 triliun pada 2021. Hal ini disampaikan saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2021 Holding BUMN Industri Pertahanan untuk yang pertama kalinya.

Direktur Utama Dahana Wildan WIdarman mencatat meski masih berada dalam kondisi pandemi Covid-19, perusahaan berkomitmen mempertahankan kinerja sehingga mampu menaikkan pendapatan 16,5% dari tahun sebelumnya.

 BACA JUGA:Industri Pariwisata Bangkit, Hotel Fitra (FITT) Raup Pendapatan Rp2,13 Miliar

“Kontribusi terbesar didapat dari lini bisnis drilling dan blasting yang mencapai 49,3% dari total pendapatan atau senilai Rp937,8 miliar,” ujar Wildan, dikutip Senin (4/7/2022).

Perseroan juga mencatatkan peningkatan total aset sebesar 18,7%, total liabilitas 36,5%, dan ekuitas sebesar 6,4% dari tahun buku 2020.

Sementara itu, di bidang investasi, Dahana merealisasikan Rp506,6 miliar pada tahun ini, diantaranya untuk membangun Pabrik Ammonium Nitrat (AN) dan Pabrik Elemented Detonator.

Dewan Komisaris Perusahaan yang diwakili Rina Moreta, mengapresiasi kinerja yang dipertahankan perusahaan. Dia mencatat sumber daya manusia yang didominasi generasi milenial 68%, Dahana mampu mencatat skor Key Performance Indicator (KPI) di angka 82,93, dan memberikan kontribusi kepada negara berupa pajak dan bea masuk sebesar Rp206,14 miliar.

“Manajemen juga perlu terus mengupayakan peningkatan harga jual serta efisiensi khususnya harga pokok penjualan melalui terobosan baru maupun pemanfaatan teknologi yang tepat, guna meningkatkan produktivitas,” ungkap Rina Moreta.

Sementara itu, pada 2021, program TJSL telah menyalurkan sebanyak Rp1,6 miliar untuk program Pendanaan UMK, serta Rp1,6 miliar untuk program Bina Lingkungan dengan rincian pada pilar pembangunan ekonomi sebesar Rp177 juta, pembangunan sosial Rp1,2 miliar, pembangunan lingkungan Rp103 juta, serta pembangunan hukum dan tata kelola sebesar Rp124 juta.

Adapun RUPS Tahun Buku 2021 ini memiliki agenda diantaranya, untuk mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan Konsolidasian Perseroan, persetujuan Laporan Tahunan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), serta pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2021.

RUPS dihadiri oleh Pemegang Saham seri A yang dikuasakan kepada Pemegang Saham Liliek Mayasari selaku Asdep Bidang Industri Manufaktur Kementerian BUMN RI dan Pemegang Saham Seri B, yaitu Direktur Utama PT Len Industri (Persero ) Bobby Rasyidin dan seluruh jajaran Direksi PT Len Industri (Persero).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini