Share

Arab Saudi Bagi-Bagi BLT Rp80,1 Triliun ke Warganya

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 06 Juli 2022 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 06 320 2624489 arab-saudi-bagi-bagi-blt-rp80-1-triliun-ke-warganya-31xivseULA.jpg Arab Saudi Bagikan Bansos. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Arab Saudi menyiapkan bantuan sosial (Bansos) 20 miliar riyal (sekitar USD5,3 miliar atau setara Rp80,1 triliun) untuk seluruh warganya. Bantuan ini diberikan di tengah kenaikan harga-harga akibat inflasi dan efek global.

Arab Saudi mengumumkan segera mengucurkan miliaran dolar langsung kepada warga untuk mengurangi dampak inflasi di tengah meningkatnya kenaikan harga.

Baca Juga: Masih Ada Beberapa Jam, Buruan Daftar Kartu Prakerja Gelombang 35!

"Perintah kerajaan yang murah hati dikeluarkan untuk menyetujui alokasi dukungan keuangan dalam jumlah 20 miliar riyal (sekitar USD5,3 miliar) untuk menghadapi dampak kenaikan harga secara global," tulis laporan Saudi Press Agency, Rabu (6/7/2022).

Setengah dari bansos tersebut akan dikirim melalui transfer tunai langsung ke penerima jaminan sosial.

Sebelumnya Putra Mahkota Mohammed bin Salman menekankan perlunya memperhitungkan warga yang paling membutuhkan dalam menghadapi perkembangan internasional yang mengakibatkan meningkatnya biaya beberapa kebutuhan dasar.

Baca Juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 35 Ditutup Malam Ini

Memimpin pertemuan dewan urusan ekonomi kerajaan, Pangeran Mohammed menyatakan bahwa kantor-kantor pemerintah harus menanggapi masalah rantai pasokan global dan kenaikan harga untuk melindungi kepentingan konsumen.

Meski demikian, Arab Saudi tercatat belum terkena inflasi separah negara-negara lain di kawasan itu. Indeks harga konsumen terbaru untuk Arab Saudi menunjukkan kenaikan tahunan sebesar 2,2% di Mei, dengan harga naik 4,2% untuk makanan dan minuman dan empat persen untuk transportasi.

Namun demikian, lanskap media sosial yang dikontrol ketat kerajaan telah menampilkan keluhan yang lebih sering tentang kenaikan harga dalam beberapa pekan terakhir, termasuk tagar Twitter yang menyerukan boikot telur dan perusahaan susu terkenal.

Ekonomi Arab Saudi secara umum telah berkinerja baik tahun ini, terutama sejak invasi Rusia ke Ukraina membuat harga energi melonjak.

PDB diperkirakan akan tumbuh sebesar 7,6% pada tahun 2022, Dana Moneter Internasional mengatakan pada bulan April.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini