Share

Foxconn Bakal Masuk Indonesia, Bantu Garap Kendaraan Listrik hingga IKN

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Kamis 07 Juli 2022 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 320 2625153 foxconn-bakal-masuk-indonesia-bantu-garap-kendaraan-listrik-hingga-ikn-IHnJwwlO8H.JPG Foxconn. (Foto: Okezone)

SURAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan dalam waktu dekat perusahaan Hon Hai Precision Industry Co. Ltd. (Foxconn) bakal segera masuk ke Indonesia.

Bahlil menyebut kehadiran produsen elektronik multinasional tersebut nantinya bakal menggarap ekosistem kendaraan listrik.

Bahkan sejak Januari 2022 yang lalu perusahaan awal taiwan tersebut juga sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Indonesia.

 BACA JUGA:IKN Nusantara Mulai Dibangun Bulan Ini, UAE Siap Sumbang Dana Rp300 Triliun

"Kita rencanakan tahun ini, Kemarin kami sudah rapat teknis, doakan saja semoga ini bisa terjadi," ujar Bahlil dalam media Briefing di Surakarta, Rabu (6/7/2022).

Melalui penandatanganan nota kesepahaman atau (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Foxconn, Gogoro Inc, PT Industri Baterai Indonesia (IBC), dan PT Indika Energy Tbk sudah dilakukan sejak 21 Januari lalu, direncanakan Foxconn bakal menggarap beberapa produk.

Diketahui, Foxconn bakal bekerja sama dalam menggarap baterai listrik, kendaraan roda dua berbasis listrik, hingga kendaraan roda dua yang juga menggunakan tenaga listrik.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selain itu menurutnya Foxconn juga memiliki keterkaitannya juga untuk membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Sebab seperti diketahui 80% sumber pembiayaan untuk IKN Nusantara bersumber dari pendanaan non-APBN.

"Kalau dia mau membangun untuk smelternya itu pasti di dekat dengan lokasi tambang, tapi kalau membangun manufaktur hilirisasi akhirnya, itu insyaallah akan dibangun di batang," katanya.

Menurutnya, kalau Foxconn masuk ke Indonesia bakal memberikan dampak yang cukup positif terhadap perekonomian Indonesia.

Sebab kehadirannya disebut-sebut bakal menciptakan lapangan kerja yang cukup luas.

"Ini Insya Allah jalan, tanahnya sudah kami siapkan di Batang," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini