Share

Belanja Online Meroket, Transaksi Digital RI Tembus Rp410 Triliun

Kurniasih Miftakhul Jannah, Okezone · Senin 11 Juli 2022 09:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 11 320 2627263 belanja-online-meroket-transaksi-digital-ri-tembus-rp410-triliun-wDxGGWP52F.jpg Transaksi Digital RI Capai Rp410 Triliun. (Foto: Okezone.com/Freepik)

BALI - Transaksi keuangan digital Indonesia mengalami kenaikan. Di sisi perdagangan digital selama 2021 mencapai Rp410 triliun seiring meningkatnya kegiatan belanja online.

"2021 perdagangan digital Rp410 triliun seiring naiknya ekpektasi referensi belanja online dan digukung sistem pembayaran digital," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Senin (11/7/2022).

Baca Juga: 7 Aduan Belanja Online yang Sering Dikeluhkan Konsumen

Lebih lanjut Airlangga mengatakan, potensi ekonomi digital bisa naik hingga 8 kali lipat menjadi Rp4.531 triliun pada 2030. Adapun nilai uang elektronik naik 32,25% dan transaksi QRIS tumbuh 245%.

Baca Juga: 4 Fakta Menarik Belanja Online Bakal Kena Bea Meterai, Siapa yang Tanggung Penjual atau Konsumen

"Indoensia menjadi tuan rumah dan tujuan investasi digital terpopuler di Asia Tenggara mewakili 40% dari digitalisasi di Asia Tenggara yang belanjanya Rp300 triliun dan didukung oleh perbaikan iklim usaha yang inklusif," ujarnya.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Menko Airlangga menuturkan, digitalisasi ekonomi dan keuangan terus terakselerasi dengan perbaikan capaian dan inklusif keuangan. Berdasarkan suveri keuangan ekonomi yang inklusif yang diselenggarakan oleh BI dan BNKI.

"Kita optimis inklusi keuangan Indonesia telah ditargetkan dia angka 90% pada 2024 dan dengan kekuatan sinergi dan akselerasi, implementasi di tingkat nasional. Digitalisasi perlu dijaga dengan penguatan sinergi dan investasi dan kebijakan sebagai pondasi untuk membangun idnoensia maju," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini