Share

4 Fakta BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Tidak Cair ke Semua Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Feby Novalius, Okezone · Sabtu 23 Juli 2022 04:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 22 320 2634344 4-fakta-blt-subsidi-gaji-rp1-juta-tidak-cair-ke-semua-peserta-bpjs-ketenagakerjaan-98aVFYB5mB.jpg BLT Subsidi Gaji Belum Cair. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pekerja harus tahu bahwa BLT subsidi gaji tidak cair meski sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Adapun bantuan sosial (Bansos) tersebut diberikan sebesar Rp1 juta.

Okezone merangkum fakta-fakta menarik terkait BLT subsidi gaji dan syarat mendapatkan bantuannya, Sabtu (23/7/2022):

1. Tidak Semua Peserta BPJS Ketenagakerjaan Dapat

Anggota Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng, letak masalah ada pada proses validasi data pekerja penerima manfaat BSU.

Baca Juga: Maaf! BLT Subsidi Gaji Tidak Cair ke Semua Peserta BPJS Ketenagakerjaan

“Kami melihat ada masalah pada proses validasi data penerima BSU. Perlu di crosscheck. Kami berharap Kemnaker melakukan verifikasi data calon penerima BSU sehingga dapat menyajikan data yang valid serta meminimalisir gagal bayar,” ujar Robert.

2. BLT Subsidi Cair ke 8,8 Juta Pekerja

Diketahui, BLT subsidi gaji Rp1 juta akan disalurkan kepada kepada 8,8 juta pekerja. Untuk anggaran BLT subsidi gaji ini mencapai Rp8,8 triliun.

Baca Juga: 6 Tanda-Tanda BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Masuk Rekening

Serta pekerja penerima BLT subsidi gaji ini hanya yang memiliki upah di bawah Rp3,5 juta per bulan.

3. Alasan BLT Subsidi Gaji Tak Cair

Menurut Anggota Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng, letak masalah ada pada proses validasi data pekerja penerima manfaat BSU.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

“Kami melihat ada masalah pada proses validasi data penerima BSU. Perlu di crosscheck. Kami berharap Kemnaker melakukan verifikasi data calon penerima BSU sehingga dapat menyajikan data yang valid serta meminimalisir gagal bayar,” ujar Robert.

4. Ombudsman Beri Saran BLT Subsidi Gaji

Ombudsman memberikan sejumlah saran terhadap pelaksanaan program BSU Ketenagakerjaan, di antaranya pekerja status dirumahkan agar dibuatkan skema afirmasi dari program BSU.

"Kemudian, bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang PHK atau dipulangkan, pekerja non formal atau Bukan Penerima Upah (BPU) iuran mandiri agar dapat dimasukkan menjadi penerima BSU," lanjut Robert.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini