Share

Kino Indonesia (KINO) Raih Pinjaman Rp100 Miliar dari Anak Usaha

Cahya Puteri Abdi Rabbi, Jurnalis · Selasa 26 Juli 2022 11:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 26 320 2636345 kino-indonesia-kino-raih-pinjaman-rp100-miliar-dari-anak-usaha-G0PFmihvOk.jpg KINO Dapat Pinjaman (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Kino Indonesia Tbk (KINO) mendapat piinjaman dari entitas usahanya yakni, PT Dutalestari Sentratama (DLS). Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai transaksi tersebut sebesar Rp 100 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 50 miliar.

“Transaksi ini dilakukan guna memaksimalkan pemanfaatan dana yang tersedia untuk menunjang proses bisnis perseroan dalam melaksanakan kegiatan operasional,” kata Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan KINO Budi Muljono dalam keterbukaan informasi, Selasa (26/7/2022).

Adapun, transaksi yang dilakukan merupakan transaksi afiliasi karena PT Dutalestari Sentratama merupakan anak usaha yang sahamnya dimiliki oleh perseroan sebesar 99,97 persen.

Budi menambahkan bahwa, pemberian pinjaman ini tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020 dan bukan termasuk transaksi material sebagaimana diatur dalam regulasi.

Terkait kinerja, sepanjang tahun lalu produsen consumer goods ini membukukan laba bersih sebesar Rp 100,64 miliar atau turun 11,45 persen dari sebelumnya Rp 113,66 miliar.

Di samping itu, penjualan perseroan juga menyusut 1,20 persen menjadi Rp 3,97 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 4,02 triliun.

Berdasarkan segmennya, penjualan produk minuman naik sebesar 22,08 persen menjadi Rp 1,86 triliun dari Rp 1,52 triliun.

Kemudian, penjualan produk makanan naik 14,84 persen menjadi Rp 475,51 miliar dari sebelumnya Rp 414,05 miliar, produk farmasi mencatatkan penjualan sebesar Rp87,83 miliar naik dari sebelumnya sebesar Rp32,29 miliar dan produk makanan hewan juga tercatat naik menjadi Rp 974,60 juta dari sebelumnya sebesar Rp 11,04 juta.

Sedangkan, penjualan produk perawatan tubuh turun sebesar 24,12 persen menjadi Rp 1,54 triliun dari sebelumnya Rp 2,04 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini