JAKARTA - PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) mencatat rugi bersih sebesar Rp3,016 miliar atau memburuk pada semester I-2022, dibandingkan semester I- 2021 yang membukukan laba bersih sebesar Rp100,25 miliar.
Dikutip Harian Neraca, perseroan harus mencatatkan rugi per saham dasar Rp0,1, sedangkan di akhir Juni 2021 masih menorehkan laba per saham dasar Rp9,55.
Adapun perseroan juga mencatatkan penjualan merosot 19,62% menjadi Rp2,175 triliun karena penjualan sapi turun 48,5% menjadi Rp435,51 miliar. Disebutkan, penjualan daging dan daging olahan merosot 20,7% menjadi Rp282,4 miliar. Lalu, penjualan beras menyusut 33,03% menjadi Rp75,596 miliar. Kemudian penjualan karkas tumbuh 0,7% menjadi Rp1,218 triliun.
BACA JUGA:Proses Buyback Saham BRI (BBRI) Rp3 Triliun hingga Agustus 2023
Kemudian, penjualan kulit naik 159% menjadi Rp32,076 miliar. Walau perseroan dapat menekan beban pokok penjualan sedalam 18,7% menjadi Rp1,886 triliun, tapi laba kotor tetap melorot 19,74% menjadi Rp309,41 miliar.
Kian tertekan, beban umum dan administrasi membengkak 13% menjadi Rp139,18 miliar.