JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menargetkan pembangunan jalan Tol Cijago (Cinere-Jagorawi) seksi 3 rampung Januari 2023.
Jalan tol tersebut memiliki panjang 5,44 kilometer (km). Dengan pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkaan volume distribusi barang dan jasa di kawasan Jakarta–Bogor–Depok–Tangerang-Bekasi (Jabodetabek).
Baca Juga: Mengenal Macam-Macam Lampu Penerang Jalan Tol
Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Triono Jasmono mengatakan, Jalan Tol Cijago membentang terdiri 3 Seksi.
Seksi 1 menghubungkan Jalan Raya Bogor–Cimanggis sepanjang 3,70 km telah beroperasi Januari 2012, sedangkan Seksi 2 menghubungkan Kukusan – Jalan Raya Bogor sepanjang 5,5 km telah beroperasi September 2019 lalu dan Seksi 3 Limo - Kukusan sepanjang 5,44 km.
Triono mengatakan saat ini progres konstruksinya secara keseluruhan telah mencapai 65% sedangkan untuk pembebasan lahan telah mencapai 90,77%. Untuk Seksi 3 Limo - Kukusan sepanjang 5,44 km tengah dilakukan percepatan konstruksi.
Baca Juga: PUPR: Pembangunan Jalan Tol Tingkatkan Pemerataan Pembangunan RI
"Kami optimis untuk konstruksi Seksi 3A (Kukusan – Krukut) akan beroperasi pada November 2022. Sedangkan konstruksi Seksi 3B (Krukut – Limo) ditargetkan akan beroperasi pada Januari 2023 mendatang,” terang Triono pada pernyataan tertulisnya, Senin (29/8/2022).
Penyelesaian konstruksi Tol Cijago Seksi 3 akan meningkatkan konektivitas Tol JORR II yang berdampak positif mengurangi kemacetan di pusat Kota Depok, memperlancar mobilitas warga dan mengurangi kemacetan di ruas tol lain.