Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tandai Saham Bermasalah, BEI: Warning Buat Investor

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Jum'at, 02 September 2022 |15:27 WIB
Tandai Saham Bermasalah, BEI: <i>Warning</i> Buat Investor
BEI bakal tandai saham-saham bermasalah (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal menandai saham-saham bermasalah di pasar modal Indonesia. BEI secara rutin memberikan notifikasi mengenai adanya saham-saham yang bermasalah dalam upaya memberikan perlindungan kepada para investor di pasar modal.

"BEI secara rutin memantau pergerakan setiap transaksi, ditindaklanjuti dengan memberikan rambu-rambu atau warning kepada para investor melalui Unusual Market Activity atau UMA. Hal ini dilakukan agar masyarakat harus tahu sebagai investor saham, apakah terlindungi atau tidak," kata Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, pihaknya akan memberikan notifikasi khusus terkait perusahaan-perusahaan yang terlambat menyampaikan laporan keuangan, dan juga perusahaan yang terindikasi akan mengalami pailit. Disebutkan, total terdapat 14 belas notifikasi khusus mengenai saham maupun perusahaan yang tercatat di BEI untuk melindungi para investor.

BEI, lanjutnya, melalui SIPF (Securities Investor Protection Fund) juga akan memberikan ganti rugi apabila aset investor disalahgunakan oleh perusahaan. Dalam kesempatan ini, dirinya meminta para investor memahami potensi keuntungan, prospek pertumbuhan, hingga risiko sebelum memilih saham atau perusahaan tertentu. Setelahnya, para investor juga harus memantau secara berkala terkait kinerja saham maupun perusahaan tempat mereka menempatkan dananya.

“Pantau terus perkembangan laporannya, pantau terus prospek usahanya, pantau berita yang ada, pantau melalui website BEI, pantau melalui sumber-sumber yang dapat dipercaya,” ujar Hendrik.

Dia menjelaskan, pilihan investasi saham di BEI sangat beragam, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan minat para investor. Dia menyebut terdapat 40 indeks yang bisa menjadi acuan para investor dalam memilih saham maupun perusahaan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement